Bupati Batang Wihaji Minta Didi Kempot Ciptakan Lagu Tentang Wisata Batang

Didi Kempot sukses menghibur sobat ambyar pada penutupan Batang Expo di Alun-alun Batang, Senin (7/10/2019) malam.

Bupati Batang Wihaji Minta Didi Kempot Ciptakan Lagu Tentang Wisata Batang
Tribun Jateng/Dina Indriani
Bupati Wihaji bersama Wabup Suyono memberikan cendramata berupa Batik Rifaiyah batik khas Batang kepada artis Didi Kempot usai jumpa pers di Rumah Dinas Bupati, Senin (8/10/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Didi Kempot sukses menghibur sobat ambyar pada penutupan Batang Expo di Alun-alun Batang, Senin (7/10/2019) malam.

Penyanyi yang diberi julukan The Godfather of Broken Heart itu membawakan 8 lagu hits syair jawanya dan membuat suasana pecah.

Setelah manggung, Bupati Batang Wihaji mengajak Didi Kempot untuk beristirahat sejenak di Rumah Dinas Bupati sekaligus jumpa pers bersama awak media.

Dalam kesempatan tersebut Wihaji meminta penyanyi berusia 52 tahun itu untuk menciptakan lagu wisata Batang.

"Kalau bisa saya pesen lagu tentang wisata Batang, agar lebih terkenal lagi. Karena kita punya wisata empat si yakni pantai Sigandu, Bukit paralayang Sikupung, wisata gunung Sikembang, wista budaya Silurah," tutur Wihaji didampingi Wakil Bupati Suyono.

Wihaju juga memamerkan wisata Batang ini yang memiliki panorama dari pantai, wisata pegunungan dengan alamnya yang hingga sejuk ditambah wisata budaya menjadai keindahan tersendiri.

"Batang itu komplit, dari wisata pantai, gunung, jadi bolehlah kalau dibikinkan satu lagu mas Didi Kempot," ujarnya sambil tersenyum.

Menanggapi permintaan orang nomor satu di Batang itu pun Didi Kempot mengatakan kemajuan wisata di Batang sangat luar biasa, apalagi ditambah dengan wisata budayanya jadi saya siap menciptakan satu lagu untuk Batang.

"Saya siap menciptakan satu lagu tentang wisata Batang, yang penting ada input dari Bupati kita tunggu," ujarnya.

Menurutnya untuk lagu lebih menarik di antara tempat wisata seperti Pantai Sigandu, Sikembang atau tentang Alas Roban yang lebih terkenal karena sering dilewati.

"Kita akan menyampaikan lagu Alas Roban, tentang ada apa di Alas Roban sejarah dan obyek wisatanya," jelasnya.

Menanggapi fenomena lagu Didi Kempot yang digandrungi kaum milenial dirinya mengatakan anak muda sekarang memiliki kesadaran terhadap budayanya.

"Lagu saya yang sudah direkam 30 tahun yang lalu mulai digemari oleh anak-anak millenial, anak muda sekarang tidak malu menyanyikan lagu daerah justru mereka sangat menikmati," ujarnya.

Ia pun berharap lagu-lagu daerah yang lainnya seperti Aceh, Papua, Sulawesi juga bisa ikut populer dinyanyikan kaum milenial

"Jangan malu untuk mempromosikan lagu daerah di mata dunia, hampir semua benua saya masuki karena nyanyi Jawa," pungkasnya. (din)

Penulis: dina indriani
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved