Hendi Fokus ke Pelebaran Jalan Sriwijaya, Rencana Seperti di Kampung Kali Semarang

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang tengah memulai proyek pelebaran dan peninggian jalan di Jalan Sriwijaya, Semarang Selatan, Kota Semarang.

Hendi Fokus ke Pelebaran Jalan Sriwijaya, Rencana Seperti di Kampung Kali Semarang
TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Sejumlah pekerja dengan menggunakan alat berat sedang membongkar sejumlah rumah di sepanjang Jalan Sriwijaya Kota Semarang yang akan mengalami pelebaran jalan, Jumat (4/10). Setidaknya ada sekitar 60 bangunan di Kampung Pleburan Barat RT 9 RW 2, Kelurahan Pleburan, Kecamatan Semarang Selatan sudah mulai dibongkar sebelumnya. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang tengah memulai proyek pelebaran dan peninggian jalan di Jalan Sriwijaya,  Semarang Selatan, Kota Semarang.

Rencananya, jalan tersebut akan dibuat seperti daerah Kampung Kali, yaitu Jalan Mayjend DI Panjaitan dan Jalan Mayjend Sutoyo di Semarang Tengah.

Kampung Kali merupakan lokasi yang dikenal dengan dua jalur jalan dan di tengah-tengahnya terdapat saluran air atau sungai kecil.

Saat ini, sungai yang berada di Jalan Sriwijaya berada di samping jalan.

Pemkot Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang akan membuat jalan baru di samping sungai yang saat ini masih berupa permukiman.

Rumah-rumah yang berada di bantaran sungai jalan itu akan dipindahkan dan dibongkar.

“Kami membangun jalan satu lagi di sebelah sungai.

Dibuat seperti Kampung Kali, dua jalur,” ungkap Plt Kepala DPU Kota Semarang Widoyono kepada Tribunjateng.com, Selasa (8/10/2019).

Dirinya mengatakan bahwa rencananya pembangunan akan dilakukan di sepanjang Jalan Sriwijaya, namun prosesnya bertahap lantaran menggunakan satu tahun lebih APBD.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) mengatakan bahwa sebelumnya pihak pemkot telah merencanakan pembangunan itu sejak tiga tahun lalu.

“Kendalanya ada satu kampung yang tinggal di bantaran belum menerima proses pemindahan sehingga anggaran kami pindah ke yang lain,” tuturnya di Balai Kota Semarang.

“Kemudian pada tahun ini kami mulai lagi fokus ke Sriwijaya. Harapannya proses pemindahan warga berjalan lancar,” imbuh Hendi.

Pantauan Tribunjateng.com, pembongkaran rumah-rumah yang terdampak pelebaran jalan telah dilakukan sejak Jumat (4/10/2019) pekan lalu.

Puluhan rumah yang tepatnya berada di sekitar Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal di sana telah diratakan. (tribunjateng/rez)

Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved