Pelaku dan Korban Tabrak Lari di Solo Sudah Saling Memaafkan

Iptu Adis menyampaikan alasan penabrak kabur lantaran menghindari amukan massa di lokasi kecelakaan.

Pelaku dan Korban Tabrak Lari di Solo Sudah Saling Memaafkan
Tribun Jateng/Daniel Ari Purnomo
Unit Laka Polresta Solo mendamaikan dua orang terlibat kecelakaan di kantor kepolisian setempat, Selasa (8/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Polresta Solo mementahkan kabar kecelakaan yang semula viral disebut tabrak lari di sekitar Kusuma Sahid Prince Hotel, simpang tiga Jalan Kusumoyudan, Kecamatan Pasar Kliwon, hari Minggu (6/10/2019) lalu.

Kabar itu viral di sejumlah grup media sosial, sekaligus memantik komentar pedas warganet yang kecewa dengan kasus tabrakan maut di Overpass Manahan yang masih penyelidikan meskipun sudah empat bulan berlalu.

Unit Laka Satlantas Polresta Solo menyebut kecelakaan yang melibatkan motor dan mobil itu tiada unsur kesengajaan, juga bukan tergolong tabrak lari.

"Sopir mobil memang lari setelah bertabrakan dengan motor, tapi larinya ke kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan masalah itu," kata Kanit Laka Satlantas Polresta Solo, Iptu Adis Dani Gatra di ruang kerjanya, Selasa (8/10/2019).

Iptu Adis menyampaikan alasan penabrak kabur lantaran menghindari amukan massa di lokasi kecelakaan.

Kedua pihak, sambungnya, bersepakat merampungkan persoalan itu secara kekeluargaan.

"Hari ini kami pertemukan mereka, pihak penabrak dan korban untuk upaya damai."

"Mereka setuju dan kejadian ini berakhir baik," ujar Adis.

Upaya damai dilakukan melalui penandatanganan surat kesepakatan masing-masing pihak yang terlibat laka.

Kecelakaan itu melibatkan pemotor Honda Vario AD 4616 UA dan pengemudi mobil Agya AD 8999 UA.

Pemotor Honda Vario, Ian Surya Permadi (23) menyatakan telah memaafkan sopir mobil Agya tersebut.

Sementara pengemudi mobil, Rudy Mulyawan mengakui kesalahannya, serta bersedia menanggung pengobatan Ian hingga sembuh, serta ganti rugi.

"Intinya, masalah ini sudah selesai."

"Semoga masyarakat bisa ambil hikmahnya," kata warga Laweyan itu. (Daniel Ari Purnomo)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved