Penyerapan Anggaran Belanja Pemkab Kendal Masih Rendah, Padahal Sebentar Lagi Tutup Tahun

Sampai akhir September 2019, Anggaran Belanja Pemkab Kendal yang terserap baru sekitar 52,74 persen dari total anggaran sebesar Rp 2,445 triliun.

Penyerapan Anggaran Belanja Pemkab Kendal Masih Rendah, Padahal Sebentar Lagi Tutup Tahun
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Kantor Pemkab Kendal. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Serapan anggaran Pemkab Kendal masih rendah.

Sampai akhir September 2019, Anggaran Belanja Pemkab Kendal yang terserap baru sekitar 52,74 persen dari total anggaran sebesar Rp 2,445 triliun.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kabupaten Kendal, Agus Dwi Lestari mengatakaan, rendahnya penyerapan anggaran ini dikarenakan beberapa OPD di Lingkungan Pemkab Kendal belum mengajukan pencairan anggaran.

"Anggaran belanja yang terealisasi sebesar Rp 1,289 triliun. Terbagi dalam anggaran belanja tidak langsung sebesar 62,5 persen dan anggaran belanja langsung 37,5 persen," tuturnya, Selasa (8/10/2019).

Ia mengatakan, Pemkab Kendal juga telah menerjunkan Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (Tepra) untuk monitoring dan evaluasi realisasi anggaran di tiap OPD.

Evaluasi dan monitoring ini dilakukan agar yang belum dikerjakan dapat segera dilakukan serta pengajuan pencairan anggaran segera dilakukan.

Selain itu Tepra juga memberikan saran terkait penyelesaian kegiatan yang dilakukan OPD.

"Saat ini dinas yang paling rendah penyerapan anggarannya yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). Masih 37,46 persen."

"Sebenarnya kegiatan atau paket pekerjaan sudah banyak, namun pencairan saja yang belum dilakukan," ujarnya.

Pihaknya pun juga mengimbau kepada setiap OPD agar segera melakukan penyelesaian administrasi kegiatan atau paket pekerjaan sehingga penyerapan anggaran dapat meningkat.

Halaman
12
Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved