PLN Siap Pasok Listrik ke Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga

Perusahaan Listrik Negara (PLN) siap menyuplai pasokan listrik untuk Bandara Jendral Besar Soedirman (BJBS) yang sedang dalam tahap pembangunan.

PLN Siap Pasok Listrik ke Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga
ISTIMEWA
Multi Stakeholder forum 2019, Selasa (8/10/2019) di gedung Andrawina komplek hotel Owabong Purbalingga. 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Perusahaan Listrik Negara ( PLN) siap menyuplai pasokan listrik untuk Bandara Jendral Besar Soedirman (BJBS) yang sedang dalam tahap pembangunan.

Manager PLN UP 3 Banyumas Armunanto mengatakan, pihaknya siap menyediakan pasokan listrik ketika BJBS beroperasi Mei 2020 mendatang sehingga pasokan energi listrik BJBS akan terjamin.

Ini merupakan komitmen PLN untuk melayani semua pihak, termasuk untuk sektor besar semisal BJBS yang pasti membutuhkan pasokan energi listrik besar dan tanpa kendala.

“BJBS pasti butuh pasokan listrik yang besar. Kami siap untuk hal tersebut dan menjamin kelancaran pasokan tanpa mengalami blackout,” katanya pada acara Multi Stakeholder forum 2019 di gedung Andrawina komplek hotel Owabong Purbalingga, Selasa (8/10/2019) .

Dia menambahkan, saat ini penggunaan listrik di Purbalingga berada di angka 34 persen atau 54 Mega Watt dan terdapat surplus 107 Mega Watt.

Sehingga pihaknya menjamin ketersediaan listrik saat BJBS beroperasi. Pihaknya pun terus meningkatkan kualitas penyaluran listrik dan melakukan perawatan tentang ketersedian listrik di Purbalingga.

“Kita itu surplus banyak. Sehingga kami optimis bisa menyuplai ketersediaan listrik untuk sektor-sektor besar,” imbuhnya.

Ia pun membahas tentang pengawasan Bank Indonesia (BI) terhadap ketersediaan listrik di masing-masing gardu induk.

BI menilai, sukses tidaknya investasi atau pembangunan di suatu daerah diukur dari lancarnya ketersediaan listrik pada daerah di sekitar gardu induk.

“Kami tiap tahun itu dinilai dari BI. Sejauh mana perkembangan investasi di suatu daerah yang dilihat dari primanya ketersediaan listrik pada suatu daerah di sekitar gardu induk,” ujarnya.

Surplusnya listrik di Kabupaten Purbalingga diamini oleh Asisten Ekonomi Pembangunan Sekda Purbalingga, Agus Winarno.

Menurut dia, surplus tersebut juga dikarenakan hematnya penggunaan listrik pada rumah tangga. Selain itu, instansi semakin sadar untuk memasang panel surya guna mendapatkan energy listrik yang terjangkau.

“Makin banyak yang sadar untuk menggunkan panel surya sehingga penghematan bisa dilakukan,” tutur Agus.

Dia berterima kasih kepada PLN atas kerjasamanya dengan Pemkab Purbalingga selama ini.

9 persen pajak dari penerimaan PLN atas pembayaran dari pelanggan masuk ke kas daerah sehingga bisa menutup biaya operasional penerangan jalan yang ada di Kabupaten Purbalingga.(*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved