Polisi Panggil Sekretaris Umum FPI Munarman Terkait Penculikan dan Penganiayaan Ninoy Karundeng

Pemanggilan Munarman untuk diperiksa terkait kasus penculikan dan penganiayaan pegiat media sosial Ninoy Karundeng

Polisi Panggil Sekretaris Umum FPI Munarman Terkait Penculikan dan Penganiayaan Ninoy Karundeng
YOUTUBE
Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Polisi memanggil Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman, Rabu (8/10/2019) besok.

Pemanggilan Munarman untuk diperiksa terkait kasus penculikan dan penganiayaan pegiat media sosial yang juga relawan Joko Widodo saat Pilpres 2019, Ninoy Karundeng.

Munarman diketahui memerintahkan salah satu tersangka penganiayaan Ninoy Karundeng yang berinisial S untuk menghapus rekaman CCTV di lokasi penganiayaan Ninoy, yakni Masjid Al-Falah, Pejompongan, Jakarta Pusat.

"Ya, nanti Pak Munarwan akan dimintai keterangan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (8/10/2019).

Salah Satu Penculik Ninoy Karundeng Anggota Ormas, Polisi Dalami Motif Penganiayaan

Argo menyebut, pemanggilan Munarman sebagai saksi diagendakan pada Rabu (9/10/2019) besok.

"Agenda penyidik hari Rabu (pemanggilan Munarman)," ungkap Argo.

Sebelumnya, Argo menyebut, tersangka S juga berperan menyalin data dari laptop milik Ninoy, lalu menyerahkan salinan itu ke Munarman.

"Dia (tersangka S) melaporkan semuanya kepada Bapak Munarwan," ungkap Argo.

Adapun Ninoy Karundeng diketahui menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang tak dikenal di kawasan Pejompongan, Senin (30/9/2019).

Dia dianiaya lantaran merekam aksi unjuk rasa dan demonstran yang sedang mendapatkan pertolongan karena terkena gas air mata di kawasan tersebut.

Halaman
1234
Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved