Ustadz Abdul Somad UAS Lelang Lukisan Santri Autis Al-Achsaniyyah Kudus

Ustaz Abdul Somad berkunjung ke Ponpes Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Al-Achsaniyyah, Selasa (8/10/2019) malam.

Ustadz Abdul Somad UAS Lelang Lukisan Santri Autis Al-Achsaniyyah Kudus
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Ustadz Abdul Somad UAS saat melelang lukisan karya santri autis Al-Achsaniyyah 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Ustadz Abdul Somad berkunjung ke Ponpes Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Al-Achsaniyyah, Selasa (8/10/2019) malam.

Kedatangan dai yang akrab disebut UAS ini untuk seremoni peletakan batu pertama dan meninjau santri autis di pondok tersebut.

Sedianya kedatangan UAS akan digelar tablig akbar untuk menggalang dana pengembangan pesantren.

Namun karena dibatalkan, UAS sekadar memberi bantuan tunai senilai Rp 50 juta.

Menurut UAS, pondok serupa untuk anak berkebutuhan khusus bisa dibangun di berbagai daerah di Indonesia.

"Saya ketemu dengan anak-anak saudara kita. Sebagian kita belum ada pertemuan jadi kesannya belum nampak jelas. Tapi InsyaAllah saya berpikir dengan Kiai Faiq kita mesti ada cabang di seluruh Indonesia. Ini kesempatan bagi seluruh orang-orang yang diberi Allah kelebihan rizki supaya mengirimkan bantuannya ke pesantren anak berkebutuhan khusua Al-Achsaniyyah," kata UAS.

Saat bertemu dengan santri, UAS disiguhi sejumlah karya lukisan dari santri autis.

Seketika itu juga, UAS lantas melelangnya.

Di antara lukisan yang dilelang yaitu dua lukisan dari seorang santri autis bernama Hasan.

Lukisan berupa pemandangan alam laku Rp 5 juta dan Rp 1 juta.

"Ini Hasan santri autis yatim piatu. Dia pernah dipasung. Akhirnya atas izin Allah dia ditolong untuk nyantri di sini," kata UAS.

Kemudian lukisan dari santri autis lain bernama Naila, laku Rp 3 juta.

Menurut UAS, pondok serupa harus ada di seluruh pelosok Indonesia. Sebab, sejauh ini masih sangat jarang pondok yang mengasuh anak berkebutuhan khusus.

"Dan bagi yang di daerah hubungi Kiai Faiq supaya mewakafkan tanah wakafkan kelas karena saya yakin di seluruh Indonesia pasti banyak (anak berkebutuhan khusus). Tidak mungkin semuanya datang ke Kudus," katanya.

UAS berharap, kedatangannya di Ponpes Al-Achsaniyyah membawa maslahat dan kebaikan untuk pesantren.

"Saya berharap kehadiran saya tidak memberi masalah. Mudah-mudahan kedatangan ini membawa rahmat. Saya mohon maaf kepada masyarakat Kudus kalau meresahkan, hanya ingin menjenguk anak-anak dan keponakan saya," kata UAS.(*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved