3 Pegawai Air Asia Tepergok Masukkan Binatang Senilai Rp 2,6 Miliar di Penerbangan Bali-Singapura

Tiga pegawai maskapai Air Asia didudukkan sebagai terdakwa terkait kasus penyelundupan 17 ribu lebih bibit lobster.

3 Pegawai Air Asia Tepergok Masukkan Binatang Senilai Rp 2,6 Miliar di Penerbangan Bali-Singapura
REUTERS via BBC Indonesia
Ilustrasi pesawat Air Asia 

"Usai menerima benih itu, terdakwa Ali langsung membawa ke ruang receiving. Setelah itu ia memberitahu kepada dua terdakwa jika benih lobster sudah berada di ruang receiving," papar Jaksa I Made Lovi.

Sekitar pukul 06.00 Wita, terdakwa Agus Purnomo bersama terdakwa Agus Surya hendak mengambil kardus yang telah berisi belasan ribu benih lobster dengan menggunakan mobil.

Namun belum sempat mengambil, keduanya ditangkap Petugas dari KPPBC TMP Ngurah Rai.

Kemudian dilakukan penggeledahan dan di dalam mobil box yang dikendarai kedua terdakwa ditemukan 1 kardus yang berisi 1 tas.

Di dalamnya tas itu ada 20 kantong plastik berisi benih lobster.

Lalu dilakukan penghitungan dan hasilnya terdapat benih lobster jenis mutiara sebanyak 529 ekor.

Benih lobster jenis pasir berjumlah 16.663 ekor. Sehingga total keseluruhan benih lobster 17.192 ekor.

Atas perbuatan ketiga terdakwa telah merugikan negara terhadap sumber daya ikan sebesar Rp 2.605.250.000.

Dimana perhitungannya harga benih di tingkat pembudidaya di Vietnam untuk jenis pasir Rp 150 ribu per ekor.

Jenis mutiara per ekor Rp 200 ribu. Dengan rincian 16.663 ekor X Rp 150 ribu ditambah 529 ekor X Rp 150 ribu. Jumlah nominal Rp 2.605.250.000. (*)

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Tiga Pegawai AirAsia Kepergok Saat Hendak Masukkan Barang ini ke Pesawat Rute Bali-Singapura, 

Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved