BREAKING NEWS: Ditres Narkoba Polda Jateng Geledah para Napi di Lapas Perempuan Semarang

Jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditres Narkoba) bersama Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Tengah melakukan penggeladahan

BREAKING NEWS: Ditres Narkoba Polda Jateng Geledah para Napi di Lapas Perempuan Semarang
saiful masum
Dirresnarkoba Polda Jateng Kombes Pol Wachyono (kanan) didampingi Biddokkes Polda Jateng meninjau hasil pengecekan urin napi perempuan di Lapas Perempuan kelas IIA Kota Semarang, Rabu (9/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditres Narkoba) bersama Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Tengah melakukan penggeladahan pada semua narapidana (napi) perempuan di Lembaga Permasyarakatan Perempuan (Lapas) kelas IIA Semarang Jalan Mgr Sugiyopranoto no 59 Bulustalan Kecamatan Semarang Selatan Kota Semarang, Rabu (9/10/2019).

Proses penggeledahan dipimpin langsung oleh Dirresnarkoba Polda Jateng Kombes Pol Wachyono didampingi Kepala Lapas Perempuan Kelas II A Semarang Asriati Kerstiani.

Setidaknya 196 napi dengan kasus penyalahgunaan narkoba digeledah guna mengantisipasi adanya barang-barang terlarang maupun indikasi atas pengendalaian peredaran narkotika.

Para napi juga diwajibkan untuk melakukan tes urin yang dibantu oleh Biddokkes guna mengetahui ada tidanya napi yang positif menggunakan narkoba di dalam lapas.

Kombes Pol Wachyono menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan terprogram pihaknya dengan Lapas yang ada di Semarang guna menekan atas meningkatnya peredaran gelap narkoba.

Selain itu juga untuk memutus mata rantai peredaran gelap narkoba yang selama ini disebut-sebut telah dikendalikan narapidana dari dalam lapas.

"Hari ini (kami) melakukan operasi sudah terpogram dengan Kalapas Bulu maupun Kedungpane. Hasil pengambilan sampel urin para narapidana hasil negatif. Ternyata Lapas Bulu (dalam hal ini lapas perempuan) pemeriksaan dan penggeledahan steril. Tidak ada indikasi baik penggunaan maupun peredaran tidak ditemukan," terangnya di lokasi.

Setidaknya 5 ruang tahanan perempuan berkapasitas puluhan napi dilakukan penggeledahan dan pengecekan.

Selain pengecekan melalui urin, mereka juga diperiksa kesehatannya melalui penyenteran mata guna mengetahui indikasi yang tampak melalui pergerakan pupil.

Tak hanya para napi dengan kasus relatif besar saja, semua napi kasus narkoba mulai dari yang termuda dengan usia 20 tahun ke atas hingga nenek-nenek pun digeledah.

Halaman
12
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved