Bukan Sekadar Isapan Jempol, Rumah Ramah Lingkungan Berbahan Sampah Daur Ulang, Ini Penampakannya

Reynolds mengungkapkan jika dirinya memilih memanfaatkan sampah sebagai bahan baku pembuatan rumah.

Bukan Sekadar Isapan Jempol, Rumah Ramah Lingkungan Berbahan Sampah Daur Ulang, Ini Penampakannya
Mueller Felix
Pada bagian belakang rumah, terdapat tumpukan ban bekas, material ini berguna untuk menyerap hawa panas dari dalam ruangan. 

TRIBUNJATENG.COM - Kondisi sampah yang menumpuk baik disadari ataupun tidak akan mempengaruhi ekosistem bumi yang ditinggali saat ini.

Tak ayal juga beragam komunitas lingkungan gencar pula mengkampanyekan rumah ramah lingkungan.

Dan sekali lagi, itu bukan suatu isapan jempol, namun dapat dibuktikan secara nyata melalui desain rumah sejak awal pendiriannya.

Melalui penggunaan barang-barang yang mudah ditemukan, membangun rumah hijau berbiaya murah juga dapat terealisasikan.

Bahkan, justru semakin menambah kesan ciamik pada rumah tersebut.

Sebagai contoh adalah yang telah dilakukan Michael Reynolds.

Dia adalah seorang arsitek yang fokus memanfaatkan bahan ramah lingkungan di setiap rancangannya.

Material yang digunakan notabene merupakan bahan yang umum dan mudah ditemukan.

Jika botol dan ban karet bekas dianggap sampah oleh masyarakat, tidak bagi Reynolds.

Dalam sebuah video yang diunggah melalui akun Facebook 60 Second Docs, Reynolds mengungkapkan jika dirinya memilih memanfaatkan sampah sebagai bahan baku pembuatan rumah.

Halaman
1234
Editor: deni setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved