Bukan Sekadar Isapan Jempol, Rumah Ramah Lingkungan Berbahan Sampah Daur Ulang, Ini Penampakannya

Reynolds mengungkapkan jika dirinya memilih memanfaatkan sampah sebagai bahan baku pembuatan rumah.

Bukan Sekadar Isapan Jempol, Rumah Ramah Lingkungan Berbahan Sampah Daur Ulang, Ini Penampakannya
Mueller Felix
Pada bagian belakang rumah, terdapat tumpukan ban bekas, material ini berguna untuk menyerap hawa panas dari dalam ruangan. 

"Saya belum pernah berada di tempat manapun yang tidak memiliki ban, kaleng, dan botol," ujar Reynolds dalam video berdurasi 60 detik tersebut.

Menurut dia, sesuai yang dilansir dari Idea.grid.id, Rabu (9/10/2019), jumlah ban di muka bumi melebihi pepohonan.

"Barang-barang ini mudah dijumpai bekasnya. Apalagi tak sedikit orang yang membuangnya begitu saja," lanjut dia.

Dengan alasan itu, Reynolds kemudian memiliki ide untuk membuat rumah ramah lingkungan.

Uniknya, sekitar 50 persen komponen material bangunan ini merupakan hasil daur ulang.

Hal ini membuat rumah rancangan Reynolds menjadi rumah ramah lingkungan sekaligus terjangkau bagi kalangan menengah ke bawah.

Rumah ini dibangun menggunakan bahan kaleng, botol, alumunium, ataupun limbah daur ulang.

Pada dasarnya, rumah rancangan Reynolds hanya memanfaatkan bahan atau sampah yang ada di sekitar.

Rumah yang disebut Earthship tersebut dibangun menggunakan bahan kaleng, botol, alumunium, ataupun limbah daur ulang.

Material ini kemudian direkatkan menggunakan batu bata serta bahan anti termal lainnya.

Halaman
1234
Editor: deni setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved