Dinkes Batang Dorong Puskesmas Maksimalkan Penyerapan Dana BOK

Tim monev telah mendatangi 21 puskesmas, hasilnya penyerapan anggaran dana BOK di seluruh Puskesmas terhitung bagus

Dinkes Batang Dorong Puskesmas Maksimalkan Penyerapan Dana BOK
Tribunjateng.com/Dina Indriani
Dinkes Batang menggandeng Kejari Batang saat melakukan monitoring dan Evaluasi (Monev) pamungkas triwulan ke tiga di Puskesmas Gringsing 1, Rabu (9/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Dinkes Batang menggandeng Kejari Batang telah melakukan monitoring dan Evaluasi (Monev) dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di seluruh Puskesmas.

Tim monev telah mendatangi 21 puskesmas, hasilnya penyerapan anggaran dana BOK di seluruh Puskesmas terhitung bagus.

"Rata-rata penyerapan BOK triwulan ke tiga di seluruh puskesmas 50 persen lebih, di sisa waktu 2,5 bulan ini kita dorong puskesmas untuk memaksimalkan penyerapan anggaran ditarget minimal yakni sebesar 85 persen," terang Kepala Dinkes Batang, dr Hidayah Basbeth, usai kunjungan monev pamungkas triwulan ke tiga di Puskesmas Gringsing 1, Rabu (9/10/2019).

Dikatakannya dalam penyerapan BOK puskesmas dihimbau untuk melakukan kegiatan-kegiatan kreatif.

Puskesmas telah menjalankan beberapa program kreatif misalnya Puskesmas Gringsing 2 yang mencanangkan program memberantas demam berdarah (Gebrak DB), kejar bumil, dan pijat Asi.

Adapula program dari puskesmas Banyuputih di antaranya Golek jentik bareng-bareng dan Terpadu (Gojek banter) Ayo timbang rame-rame balita dan anak(Ayo tirakatan).

Gerakan berhenti merokok (Gempita yoroga), Ngaji bareng (Jireng) dan masih banyak kreatifitas di puskesmas lainnya.

"Sebagai bentuk apresiasi kreatifitas tersebut, bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional (HKN) pada 12 November mendatang kita bakal beri penghargaan kepada puskesmas.

Ini juga bagian dari apresiasi kepada puskesmas yang telah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya

Sementara Kepala Seksi hukum perdata dan tata usaha negara (Kasi Datun) Jaksa Muda, Dista Anggara, menambahkan Kejari Batang berkomitmen melakukan pendampingan hukum terhadap penyerapan dana BOK.

Dikatakannya sebagai pengacara negera, lanjutnya, Kejaksaan dalam BOK bersikap pasif, karena pihaknya tidak diperbolehkan masuk sampai ke hal-hal teknis.

"Tugas kita adalah pendampingan, tentu pencegahan adalah hal yang kita utamakan. Maka puskesmas ketika mengalami kendala terkait hukum dalam mengelola BOK segera konsultasikan dengan Kejaksaan," pungkasnya. (din)

Penulis: dina indriani
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved