Gelombang Pengungsi Asal Karanganyar dari Wamena Papua Mulai Berdatangan

Gelombang perantau asal Kabupaten Karanganyar dari Papua sudah mulai berdatangan secara bertahap.

Gelombang Pengungsi Asal Karanganyar dari Wamena Papua Mulai Berdatangan
Tribunjateng.com/Agus Iswadi
Kepala Dinsos Karanganyar, Agus Heri Bindarto. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Gelombang pengungsi asal Kabupaten Karanganyar dari Papua sudah mulai berdatangan secara bertahap.

Dari informasi yang Tribunjateng.com himpun dari Dinas Sosial (Dinsos) Karanganyar, sudah ada 11 perantau asal Karanganyar yang telah tiba di kampung halaman.

Mereka meratau di beberapa wilayah Papua seperti Kabupaten Jayawijaya, Kota Wamena dan sekitarnya.

Mereka mulai tiba di kampung halaman sejak Jumat (4/10/2019) hingga Selasa (8/10/2019). Kelompok pertama yang tiba pada Jumat lalu ialah warga Kecamatan Gondangrejo, Suparman dan Iwan Rifa'i serta warga Jaten Christian Budhi Patmadi Hayu.

Rombongan selanjutnya ialah warga Kecamatan Karangpandan, Ichsan Kurniadi dan Warsito serta warga Gondangrejo, Budi Prayitno.

Adapun ketiga orang tersebut pulang secara mandiri.

Kemudian rombongan selanjutnya ialah dua keluarga dari Kecamatan Gondangrejo.

Mereka ialah Suparno, Haryani dan dua anaknya Fahrul dan Hazwan. Dan satu keluarga lagi ialah Suparti.

Kepala Dinsos Karanganyar, Agus Heri Bindarto menyampaikan, rombongan dua keluarga terbang dari Wamena menuju ke Bandara Internasional Halim Perdanakusuma Jakarta menaiki pesawat Hercules dari TNI AU.

Lebih lanjut, setibanya di bandara, romongan keluarga melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman menggunakan bus.

"Kami jemput mereka di Terminal Tirtonadi, Selasa (8/10/2019) pukul 07.00. Setelah itu kami antarkan pulang," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Rabu (9/10/2019).

Agus menuturkan, dua rombongan keluarga itu mengaku tidak ingin kembali ke Wamena meskipun kondisi telah kondusif dan aman. Mereka berharap anaknya dapat melanjutkan pendidikan di Karanganyar. "Sudah kami koordinasikan dengan dinas terkait, Disdukcapil, DKK, Dishub PKP, Disdikbud, BKD, BKPSDM serta Pak Sekda. Setiap instansi akan menindaklanjuti," terangnya.

Sementara itu, selain 11 orang yang telah tiba di kampung halaman, masih ada tujuh orang yang masih berada di Papua. Pemkab Karanganyar sedang berupaya membelikan tiket pesawat komersial untuk lima orang atau satu keluarga menggunakan rute Kota Wamena-Yogyakarta.

"Pak Bupati sudah instruksikan lekas memproses tiket," ungkapnya.

Adapun mereka direncanakan dijemput di Yogyakarta pada Minggu (13/10/2019). Selain itu dua orang sisanya pulang kampung secara mandiri. (Ais)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved