Kekeringan di Pekalongan Makin Meluas, 32.658 Jiwa di 25 Desa Krisis Air Bersih

Kekeringan di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah semakin meluas. Hingga saat ini BPBD Kabupaten Pekalongan sudah mencatat ada 25 desa yang tersebar

Kekeringan di Pekalongan Makin Meluas, 32.658 Jiwa di 25 Desa Krisis Air Bersih
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Kapolres Pekalogan AKBP Aris Tri Yunarko (tengah) didampingi Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Raharjo (kiri) memberikan bantuan air bersih di Desa Karangdadap, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Kekeringan di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah semakin meluas.

Hingga saat ini BPBD Kabupaten Pekalongan sudah mencatat ada 25 desa yang tersebar di 11 kecamatan mengalami krisis air bersih.

Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Raharjo mengatakan sudah ada 25 desa mengalami kesulitan air bersih.

"25 desa tersebut dihuni 32.658 jiwa penduduk yang kesulitan air bersih," kata Budi Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan kepada Tribunjateng.com, usai melakukan droping air bersih bersama Polres Pekalongan di Dukuh Jipangan Wetan, Desa Karangdadap, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, Rabu, (9/10/2019).

Menurutnya BPBD Kabupaten Pekalongan telah melakukan dropping 272 tangki atau 1.280.000 liter air bersih.

Budi menyebutkan desa-desa yang mengalami krisis air bersih ini masing-masing di Desa Karangdadap (1.551 jiwa), Desa Pangkah (496 jiwa), Desa Pegandon (424 jiwa), Desa Kedungkebo (1.243 jiwa), Desa Logandeng (1.105 jiwa), Desa Kaligawe (799 jiwa), Desa Kalilembu (707 jiwa), dan Desa Kebonsari (2.145 jiwa) di Kecamatan Karangdadap.

TPA Putri Cempo Solo Terbakar Beberapa Pekan Lalu, Hingga Kini Warga Keluhkan Gangguan Pernafasan

Punya Izin Edar Sejak 1989, Obat yang Disinyalir Pemicu Kangker Ini Telah Beredar ke Pelosok Desa

REI Tegal Bantu 30 Tangki Air Bersih, Eko Minta Warga yang Rezeki Lebih Bantu Sesama

Brigadir Dian Polisi Disabilitas dari Banjarnegara, Kapolres: Saya Bangga Punya Anggota Seperti Dia

"Di Kecamatan Kedungwuni krisis air bersih di Desa Rowocacing dengan jumlah jiwa mencapai 1.856 jiwa," ungkapnya.

Selanjutnya, di Kelurahan/Kecamatan Sragi sebanyak 1.176 jiwa, Desa Tanjungsari (1.676 jiwa), Desa Gejlik (905 jiwa), dan Desa Sambiroto (1.171 jiwa) di Kecamatan Kajen.

Kemudian, di Desa Bojongkoneng, di Kecamatan Kandangserang ada 1.200 warga, Desa Pecakaran, Kecamatan Wonokerto (1.036 jiwa), dan Desa Kesesi (1.411 jiwa) dan Desa Jagung (3.352 jiwa) di Kecamatan Kesesi.

Selain itu, lanjut dia, desa lainnya yang mengalami krisis air bersih adalah Desa Lambanggelun, Kecamatan Paninggaran (1.907 jiwa), Desa Legokgunung (762 jiwa) dan Desa Galangpengampon (1.336 jiwa) di Kecamatan Wonopringgo, Desa Doro (651 jiwa), Desa Sawangan (819 jiwa), dan Desa Wringinagung (1.114 jiwa) di Kecamatan Doro.

"Desa Legokkalong (1.966 jiwa) dan Desa Kayugeritan (1.850 jiwa) di Kecamatan Karanganyar," terangnya.

Sementara itu, Kapolres Pekalogan AKBP Aris Tri Yunarko mengatakan bantuan air bersih ini aksi kesekian kalinya Polres Pekalongan, dalam memenuhi kebutuhan warga terkait pemenuhan air bersih.

"Pembagian air bersih, tidak hanya di Desa Karangdadap saja, tetapi sudah dilaksanakan di beberapa daerah di Kabupaten Pekalongan, yang mengalami kekeringan akibat musim kemarau panjang," tambahnya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved