Sosialisasi Perda Ketersediaan Bahan Baku Batik Pekalongan, Pelaku Industri: Bosan Dengar Wacana

Pemkot Pekalongan mulai sosialisasikan Perda Nomor 7 Tahun 2019. Perda tersebut berisi tentang ketersediaan bahan baku batik.

Sosialisasi Perda Ketersediaan Bahan Baku Batik Pekalongan, Pelaku Industri: Bosan Dengar Wacana
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Pekerja batik di Pasirsari Pekalongan Utara, tengah menyelesaikan pekerjaannya, Rabu (9/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pemkot Pekalongan mulai sosialisasikan Perda Nomor 7 Tahun 2019.

Perda tersebut berisi tentang ketersediaan bahan baku batik.

Wacana untuk menindaklanjuti ketersedian bahan baku itu sudah ada sejak dua tahun lalu.

Adanya Perda ditanggapi sejumlah kalangan masyarakat.

Baik dari pelaku industri batik maupun pekerja Batik.

Satu di antarnya Cahyono warga Pekalongan Utara yang juga menjadi pelaku industri batik.

Ia menuturkan sudah bosan mendengar wacana menjaga ketersedian bahan baku.

“Jangan hanya wacana lalu sosialisasi tapi tidak ada bukti, gembar-gembor batik tembus hingga luar negeri tapi tidak ada solusi saat bahan baku langka dan mahal,” katanya Rabu (9/10/2019).

Menurutnya, kelangkaan bahan baku serta mahalnya pewarna sudah dialami pelaku industri batik bertahun-tahun.

“Harga pewarna melambung tinggi, pemerintah juga tidak bergerak.

Halaman
12
Penulis: budi susanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved