Dewan Tolak Iqbal Jadi Direktur PDAM Kota Pekalongan, Tidak Sah Karena Masih Aktif di PDI Perjuangan

Meski Sudah dilantik oleh Pemkot Pekalongan pada 5 Oktober 2019, persyaratan menjadi pimpinan PDAM dirasa ada yang kurang atau janggal.

Dewan Tolak Iqbal Jadi Direktur PDAM Kota Pekalongan, Tidak Sah Karena Masih Aktif di PDI Perjuangan
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Rapat koordinasi DPRD dan Pemkot Pekalongan di Ruang Rapat DPRD Kota Pekalongan, terkait Direktur PDAM yang baru dilantik, Kamis (10/10/2019) sore. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Suasana Ruang Rapat DPRD Kota Pekalongan memanas, Kamis (10/10/2019).

Hal itu dikarenakan legislatif dan eksekutif saling serang argumen.

Keduanya kekeh mempertahankan pendapatnya tentang Direktur PDAM Kota Pekalongan yang baru dilantik.

Dalam rapat DPRD Kota Pekalongan menyatakan Muhamad Iqbal Direktur PDAM tak sah memimpin.

Meski Sudah dilantik oleh Pemkot Pekalongan pada 5 Oktober 2019, persyaratan menjadi pimpinan PDAM dirasa ada yang kurang atau janggal.

Sejumlah komisi pun secara lantang melakukan penolakan.

Seperti yang disuarakan oleh Isnaini Ruhullah Kumaini anggota Komis B DPRD Kota Pekalongan.

“Sejak kapan Iqbal keluar dari pengurusan partai politik?"

"Padahal jelas pelantikan tidak bisa dilakukan kalau yang bersangkutan masih menjadi pengurus partai,” paparnya, Kamis (10/10/2019) sore.

Dilanjutkannya, lampiran yang disampaikan oleh Panitia Seleksi (Pansel), Iqbal hanya menyertakan surat pengunduran diri sepihak.

Halaman
12
Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved