Dorong Startup dan Inovator Teknologi, PGN Gelar Energy Startup Competition 2019

PGN Energy Startup Competitions 2019 memiliki beberapa rangkaian kegiatan. Pertama, roadshow di empat kota

Dorong Startup dan Inovator Teknologi, PGN Gelar Energy Startup Competition 2019
Dok. Humas PGN
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) bersama dengan Innovesia menggelar PGN Energy Startup Competition 2019. Kegiatan yang pertama kalinya diselenggarakan di Indonesia ini mengambil tema Inovasi Gas dan Energi Terbarukan. PGN Energi Startup Competition merupakan program open innovation untuk mengkurasi pengembang usaha teknologi rintisan dan pemilik ide atau solusi. Dalam acara ini, PGN bermitra dengan publik, instansi pemerintah, unit-unit bisnis, perusahaan induk, asosiasi, akademik, startup, developer, dan komunitas. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai subholding gas berupaya untuk terus mendorong munculnya startup dan inovator teknologi di sektor energi, khususnya gas bumi dan green energy.

Direktur Komersial PGN Dilo Seno Widagdo menilai, sektor energi sangat strategis bagi perekonomian dan kemajuan sebuah negara.

“Karena itu munculnya startup-startup di bidang energi akan sangat penting bagi upaya penguatan ketahanan energi Indonesia,” ucap Dilo di Jakarta, Selasa (8/9/2019).

Guna mendorong kemunculan tersebut, untuk pertama kalinya PGN bersama Innovesia menggelar PGN Energy Startup Competition 2019.

Tema yang diusung adalah “Inovasi Gas dan Energi Terbarukan”.

Berbagai startup berbakat, baik perangkat lunak dan keras pun ikut berpartisipasi dalam ajang tersebut.

Business Development PGN Zulvikar Sani Putra menjelaskan, PGN Energi Startup Competition merupakan program open innovation untuk mengurasi pengembang usaha teknologi rintisan dan pemilik ide atau solusi.

"Pada kompetisi ini peserta diberi tantangan bagaimana PGN bersama startup bisa mengembangkan energi ramah lingkungan yang berkelanjutan, memaksimalkan penggunaan gas untuk komersial dan mengoptimalkan penggunaan energi di dalam rumah tangga," jelasnya.

Adapun dalam ajang itu PGN bermitra dengan publik, instansi pemerintah, unit-unit bisnis, perusahaan induk, asosiasi, akademik, startup, developer, dan komunitas.

Lebih lanjut, Zulfikar menambahkan, peserta kompetisi diberikan kebebasan dalam memanfaatkan teknologi, baik menggunakan Internet of Things (loT), Big Data, Artificial Intelligence (Al), dan Machine Learning.

Halaman
12
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved