Muh Haris Wawali Salatiga Sebut Generasi Millenial Rentan Terjerumus Narkoba

Generasi muda atau usia milenial disebut rentan terhadap penyalahgunaan narkoba karena kelompok pada usia tersebut secara psikologis dan psikis masih

Muh Haris Wawali Salatiga Sebut Generasi Millenial Rentan Terjerumus Narkoba
IST
Wakil Wali Kota Salatiga Muh Haris saat menyampaikan materi terkait bahaya narkotika sekaligus membuka acara pada Rabu (10/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Generasi muda atau usia milenial disebut rentan terhadap penyalahgunaan narkoba karena kelompok pada usia tersebut secara psikologis dan psikis masih tergolong labil.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Salatiga Muh Haris saat saat memberikan materi  dalam kegiatan penyuluhan pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika bagi pelajar SMA/SMK, di Ruang Kaloka, Gedung Setda Lantai 4 Kota Salatiga, Rabu (9/10/2019).

Menurutnya,  perkembangan pergaulan generasi millenial menjadi perhatian tersendiri bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga terutama menyangkut masalah narkoba lantaran menjadi hal yang mematikan terhadap masa depan generasi penerus bangsa.

50 Anggota Polres Sragen Diperiksa Propam dan Dokkes, Ada Apa?

Kisah Sugiono Warga Blora 2 Minggu Mengungsi di Markas Tentara, Bersyukur Bisa Keluar dari Wamena

Kecelakaan Pemuda Mabuk Tabrak Trotoar dan Pohon di Karanganyar, 2 Meninggal di Lokasi

Jateng Provinsi Terintegritas, Jumadi: Kota Tegal Siap Tingkatkan Bidang Pengawasan dan Anti Korupsi

“Pelajar menjadi golongan yang sangat rentan dan sangat potensial dari pengaruh narkoba.

Karena kelompok di usia ini secara psikis masih tergolong labil.

Terlebih usia potensial yang bisa masuk kedalam bahaya ini adalah dari usia 15 sampai 35 tahun,” terangnya dalam rilis kepada Tribunjateng.com, Kamis (10/10/2019)

Wawali mengungkapkan kelompok pelajar dinilai masih labil karena lebih mudah dipengaruhi dan bergantung bagaimana komunikasi yang disampaikan ke mereka.

Ia mengingatkan bahaya narkoba sangat merusak otak pengkonsumsinya dan apabila anak-anak sudah terkena sangat membahayakan masa depan Indonesia.

Dikatakannya para pelajar yang sekarang masih duduk dibangku sekolah adalah calon pemimpin bangsa di tahun 2045 mendatang.

Karena itu diharapkan dalam rentang waktu selama 25 tahun ini bisa menggunakan  waktunya dengan baik, serta tidak terpengaruh dengan hal buruk terutama narkoba.

Halaman
12
Penulis: M Nafiul Haris
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved