Orangtua Pelaku Penusukan Wiranto di Brebes Syok, Tak Menduga Anaknya Terpapar Paham ISIS

Orangtua Fitria Diana atau Fitri Andriana, kaget dan syok mengetahui anaknya menjadi pelaku penusukan Menko Polhukam, Wiranto.

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Orangtua Fitria Diana atau Fitri Andriana, kaget dan syok mengetahui anaknya menjadi pelaku penusukan Menko Polhukam, Wiranto.

Kedua orangtuanya yaitu Sunarto dan Charty, tidak menyangka jika anaknya akan terlibat dalam perbuatan tersebut.

Hal itu disampaikan Kepala Desa (Kades) Sitanggal, Kecamatan Larangan, Brebes, Untung Andi Purwanto, yang turut mendampingi pemeriksaan dan penggeledahan di rumah orangtua pelaku di Gang Arjuna Barat, Dukuh Sitanggal I, Desa Sitanggal, RT 7 RW 2, Kecamatan Larangan, Brebes, Kamis (10/10/2019).

"Mereka kaget juga dan syok. Mereka tidak pernah menduga akan terjadi seperti ini," katanya.

Kedua orang tua Fitri Andriana langsung diamankan petugas kepolisian dari Polres Brebes, seusai penusukan di Pandeglang terjadi.

Petugas juga menggeledah rumah dan menemukan enam anak panah, busur dan berbagai buku yang diduga ada kaitannya dengan paham radikal ISIS.

Saat ditanya bagaimana ekspresi kedua orangtuanya, Untung mengungkapkan biasa saja.

Tidak ada air mata yang menetes dari keduanya meski anak kedua dari empat bersaudara mereka menjadi perhatian publik usai melakukan penusukan terhadap Wiranto.

"Tidak menangis, hanya kaget dan syok. Karena mereka itu keluarga miskin, jadi seolah tak percaya anaknya seperti itu," paparnya.

Sebagai Kades, Untung juga mengaku kaget saat mengetahui seorang warganya melakukan penusukan terhadap Menko Polhukam. Terlebih terpapar paham radikal ISIS.

Halaman
12
Penulis: m zaenal arifin
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved