Pemkot Ngotot Legalkan Pengangkatan Iqbal Sebagai Direktur PDAM Kota Pekalongan

Pemkot Pekalongan memberikan keterangan terkait penolakan anggota dewan tentang jabatan Direktur PDAM Kota Pekalongan.

Pemkot Ngotot Legalkan Pengangkatan Iqbal Sebagai Direktur PDAM Kota Pekalongan
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Sekda Kota Pekalongan, Sri Ruminingsih yang juga menjadi tim pengarah Pantai Seleksi (Pansel) Direktur PDAM menjelaskan Iqbal sudah melampirkan surat pengunduran diri dari PDI Perjuangan di Ruang Rapat DPRD Kota Pekalongan, Kamis (10/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pemkot Pekalongan memberikan keterangan terkait penolakan anggota dewan tentang jabatan Direktur PDAM Kota Pekalongan.

Pemkot merasa sudah melaksanakan seleksi secara benar dan Mohamad Iqbal secara sah memimpin PDAM.

Menurut Sekda Kota Pekalongan, Sri Ruminingsih yang juga menjadi tim pengarah Pantai Seleksi (Pansel) Direktur PDAM, Iqbal sudah melampirkan surat pengunduran diri dari PDI Perjuangan.

“Ia mengundurkan diri dari partai sejak 31 September 2019. Dia sudah melampirkan surat pengunduran diri saat mencalonkan diri sebagai Direktur PDAM,” ujarnya di Ruang Rapat DPRD Kota Pekalongan, Kamis (10/10/2019) sore.

Dilanjutkan Sekda, pernyataan pengunduran diri Iqbal disertai tandatangan bermaterai.

“Maka dari itu kami anggap sah. Kami akui memang Surat Keputusan (SK) dari partai belum kami terima,” paparnya.

Dituturkannya, terdapat 9 calon dan satu di antara calon Direktur PDAM Kota Pekalongan adalah Iqbal.

“Semua calon juga melampirkan persyaratan, bahkan mereka mengikuti tahapan seleksi."

"Namun yang terpilih Iqbal, Wali Kota Pekalongan juga memilihnya,” ucapnya.

Ditambahkan Sri, kalaupun DPRD meminta adanya pemilihan ulang ataupun menunjukan bukti lainya, Pemkot akan coba mendiskusikannya.

Halaman
123
Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved