Rencana Sujarwo Umrah Terancam Gagal Setelah Jadi Tersangka Kebakaran Pabrik Pengolahan Kayu

Ia ditetapkan tersangka oleh Polres Sragen akibat kelalaiannya membakar bekas tanaman jagung miliknya, kemudian merembet membakar pabrik kayu

Rencana Sujarwo Umrah Terancam Gagal Setelah Jadi Tersangka Kebakaran Pabrik Pengolahan Kayu
Tribun Jateng/ Mahfira Putri Maulani
Tersangka (tengah) kebakaran pabrik pengolahan kayu di Dukuh Grabyak, Desa Doyong, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen saat di Mapolres Sragen, Kamis (10/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Nasib sial dialami Cipto Sujarwo (59). Ia ditetapkan tersangka oleh Polres Sragen akibat kelalaiannya membakar bekas tanaman jagung miliknya, kemudian merembet membakar pabrik pengolahan kayu.

Polisi menetapkan dirinya sebagai tersangka dalam kasus terbakarnya pabrik pengolahan kayu milik CV Deckind Andi Wood, di Dukuh Grabyak, Desa Doyong, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen pada Selasa (1/10/2019) lalu.

Warga Dukuh Baran RT 11 Desa Doyong, Kecamatan Miri ini harus mendekam di sel tahanan Mapolres Sragen.

Tidak hanya itu, niat menjalankan ibadah umrah awal tahun depan bersama istri pun terancam kandas.

Sujarwo, yang merupakan seorang petani, mengaku menyesal dan sedih atas kelalaiannya tersebut. 

"Menyesal lah pastinya. Rencananya saya mau Umrah Februari tahun depan. Istri jadi berangkat, kalau saya tidak tahu nanti," kata Jarwo kepada wartawan, Kamis (10/10/2019).

Sujarwo mengaku telah berupaya menabung puluhan tahun agar bisa ke Tanah Suci. Tiap panen dengan hasil Rp 5 juta, selalu disisihkan untuk tabungan selama 30 tahun terakhir.

"Pekerjaan saya cuma tani. Sedikit-sedikit Alhamdulillah bisa nabung, ya ada kalau 30 tahun," ungkapnya.

Peristiwa terbakarnya pabrik kayu tersebut memang berawal dari lahan milik Sujarwo yang berada di timur pabrik.

"Saya tidak sengaja. Boten enten sik ngongkon (tidak ada yang menyuruh,red). Saya sudah puluhan tahun bakar sisa tanaman jagung, setahun dua kali," kata dia.

Halaman
12
Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved