Ulang Tahun Ke Enam, SSB Pangudi Luhur Semarang Gelar Turnamen Pangudi Luhur Cup III 2019

Ia menambahkan, hadirnya SSB Pangudi Luhur diharapkan bisa memunculkan bibit-bibit pesepakbola profesional masa depan

Ulang Tahun Ke Enam, SSB Pangudi Luhur Semarang Gelar Turnamen Pangudi Luhur Cup III 2019
Istimewa
Upacara pembukaan Turnamen Pangudi Luhur Cup III 2019 di Lapangan Sepakbola Kampus Don Bosko, Semarang, Kamis (10/10/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dalam rangka memperingati hari ulang tahun keenam, Sekolah Sepakbola (SSB) Pangudi Luhur Semarang menggelar turnamen bertajuk "Turnamen Sepak Bola Pangudi Luhur Cup III 2019" di Lapangan Sepakbola Kampus Don Bosko, Semarang, 10 hingga 11 Oktober 2019.

Turnamen ini diikuti sekolah tingkat SD dan SMP se yayasan Pangudi Luhur Jawa Tengah dan DIY. Dengan rincian 12 tim kategori SD, dan enam tim kategori SMP yang berpatisipasi pada tahun ini.

Ketua Yayasan Pangudi Luhur, Martinus Handoko menjelaskan, digelarnya Turnamen Sepak Bola Pangudi Luhur Cup tersebut selain sebagai momentum perayaan ulang tahun SSB Pangudi Luhur, turnamen tersebut sekaligus sebagai wadah untuk menampung anak-anak atau para murid yang memiliki minat terhadap sepakbola.

Bahkan, menurut Martinus, didirikannya SSB Pangudi Luhur tersebut juga tak lepas dari ide mantan General Manager PSIS Semarang, Ferdinand Hindiarto enam tahun silam.

"Hari ini kami mengadakan turnamen sepakbola antar sekolah Pangudi Luhur. Ini tujuan pertama adalah memperingati berdirinya sekolah sepakbola (SSB) Pangudi Luhur," kata Martinus kepada awak media, Jumat (10/10/2019).

"Jadi enam tahun yang lalu Pangudi Luhur bersama PSIS, waktu itu Pak Ferdinand Hindiarto, selaku general manager memiliki ide bersama-sama untuk mendirikan SSB untuk menampung bakat dan minat anak-anak di bidang sepakbola sejak dini," jelasnya.

Ia menambahkan, hadirnya SSB Pangudi Luhur diharapkan bisa memunculkan bibit-bibit pesepakbola profesional masa depan.

"Kita ingin menghasilkan bibit-bibit pesepakbola yang bisa mencapai level nasional. Karena melihat perkembangan sepakbola di Indonesia kok rasanya belum seperti yang diharapkan saat itu. Sementara banyak anak-anak yang punya minat di bidang sepak bola," kata Martinus yang juga berstatus sebagai akademisi di Unika Soegijapranata tersebut.

Adapun untuk Turnamen Pangudi Luhur Cup tahun ini merupakan kali ketiga pelaksanaannya. Martinus mengatakan, sejak didirikan, setiap dua tahun sekali selalu diadakan turnamen tersebut sebagai wadah kompetisi bagi pada murid.

Tim yang meraih gelar juara pertama hingga juara keempat akan mendapatkan piala, sertifikat, dan uang pembinaan.

"SSB Pangudi Luhur melakukan training secara konsisten dan rutin. Lalu ditetapkan waktu itu setiap dua tahun anak-anak punya kesempatan bertanding. Maka kita adakakan kompetisi setiap dua tahun sekali. Dan kali ini adalah kompetisi yang ketiga," katanya.

Hadirnya SSB Pangudi Luhur dan pelaksanaan turnamen setiap dua tahun sekali diharapkan Martinus tetap konsisten untuk pengembangan minat para murid.

"Meskipun anak-anak ini sudah lulus, tapi akan muncul bibit-bibit baru. Jadi sekolah olahraga yang kami ciptakan ini semacam kurikulum plus dari Pangudi Luhur. Disamping kurikulum biasa, kami menambah kurikulum sepakbola bagi anak-anak yang memiliki minat di sepak bola," tandas Martinus.

Sementara itu, ketua panitia Turnamen Pangudi Luhur Cup Agus Jumani menjelaskan, untuk turnamen kali ini kelompok SD terbagi dalam empat pool. Sementara kelompok SMP terbagi dalam dua pool.

"Untuk format turnamen ini kita buat dengan konsep setengah kompetisi. Untuk SD dibagi dalam empat pool. Kemudian runner up dan juara grup maju ke fase berikutnya. Untuk SMP dibagi menjadi dua pool. Untuk SD 2x10 menit bermain. Sedangkan SMP 2x15 menit. Untuk final kami tambah lima menit menjadi 2x15 untuk SD dan 2x20 menit untuk SMP," kata Agus. (*)   

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved