3 Jamban Helikopter di Bantaran Kali Kemiri Tegal Dibongkar, Dinkes : Sudah Kami Buatkan di Rumah

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal membongkar tiga "jamban helikopter" di bantaran Kali Kemiri Kelurahan Kalinyamatkulon, Kecamatan Margadana, Kota

3 Jamban Helikopter di Bantaran Kali Kemiri Tegal Dibongkar, Dinkes : Sudah Kami Buatkan di Rumah
IST
Dinkes Kota Tegal membongkar jamban helikopter yang ada di bantaran Kali Kemiri Kelurahan Kalinyamatkulon, Kecamatan Margadana, Jumat (11/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal membongkar tiga "jamban helikopter" di bantaran Kali Kemiri Kelurahan Kalinyamatkulon, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, Jumat (11/10/2019).

Jamban helikopter sering jadi sebutan untuk jamban darurat yang menggantung di pinggir kali.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Tegal Wiharto mengatakan, penertiban tidak hanya dilakukan di Kelurahan Kalinyamatkulon.

Melainkan, juga menyisir jamban liar di Kelurahan Sumurpanggang dan Kelurahan Margadana Kota Tegal.

"Semua kami bongkar.

Di Kalinyamatkulon ada tiga, Sumurpanggang tiga, Margadana ada satu," katanya.

Juliyatmono Minta Pemenang Lelang Pembangunan 6 Kantor Camat Pakai Sistem Lembur

Komisi X DPR Sebut Pemkab Brebes Minim Perhatian pada Dunia Pariwisata

Semarang 10K Kembali Hadir, Catat Tanggal dan Cara Daftarnya

Beragam Aduan Soal Bansos PKH di Kabupaten Tegal Diterima Hilda, Ada yang Tak Terima Dilabeli Miskin

Menurut Wiharto, sebelum membongkar, Dinkes Kota Tegal sudah membuatkan jamban untuk masyarakat.

Baik jamban di rumah warga maupun jamban umum.

Pada 2019, program pembangunan jamban di berbagai kelurahan targetnya 268 unit.

"Program jambanisasi baru terealisasi sekitar 60 persen.

Di antaranya di Kalinyamatkulon mendapat 22 unit, Sumurpanggang 24 unit, dan Margadana 33 unit," ungkapnya.

Nur Hikmah (35), warga RT 5 RW 2 Kelurahan Kalinyamatkulon mengaku senang dengan adanya pembuatan jamban.

Nur mengatakan, ia dan keluarganya tidak perlu lagi datang ke sungai untuk buang air besar.

"Saya senang ada bantuan jamban.

Kebiasaan untuk BAB di sungai pun sudah bisa kami tinggalkan," katanya. (fba)

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved