Penyandang Disabilitas dan Lansia Tak Repot Lagi Urus Dokumen Imigrasi, Cukup Telpon Petugas Datang

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang mensosialisasikan layanan keimigrasian untuk penyandang disabilitas dan lansia kepada rumah sakit dan yayasan

Penulis: Jamal A. Nashr | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/JAMAL A NASHR
Sosialisasi layanan keimigrasian oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang untuk mewujudkan zona intregritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di MG Setos Hotel, Kamis (10/10/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang mensosialisasikan layanan keimigrasian untuk penyandang disabilitas dan lansia kepada rumah sakit dan yayasan terkait di MG Setos Hotel, Kamis (10/10/2019).

Layanan tersebut adalah Imigrasi Jemput Bola Semarang (Si Jempol Semar) yang memberikan layanan kepada difabel dan lansia untuk mengurus dokumen keimigrasian tanpa datang ke kantor imigrasi.

Cukup menelpon di nomor 024-7623144, petugas akan mendatangi pemohon untuk melakukan foto geometrik dan wawancara.

"Makannya kami mengundang dari rumah sakit atau yayasan yang berkecimpung di difabel untuk menyosialisasikan agar mereka juga ke masyarakat atau siapapun yang memerlukan dalam keadaan difabel," ujar Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jateng, Estiwinahyu Nurhandayani.

Selanjutnya, paspor yang telah jadi dapat diambil di kantor imigrasi.

Pengambilan dapat diwakilkan oleh keluarga pemohon.

Menururnya, hal tersebut bentuk peningkatan pelayanan keimigrasian mewujudkan zona intregritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

"Peningkatan pelayanan itu salah satu pengungkit untuk zona intregritas WBK dan WBBM.

Jadi kami terus meningkatkan diri seperti yang diminta dalam undang-undang pelayanan publik," katanya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Semarang, Filianto Akbar, mengungkapkan, sejak diluncurkan tiga bulan lalu layanan tersebut telah melayani sekitar 20 pemohon.

"Setiap bulan kami melayani lima sampai sepuluh orang penohon paspor dari penyandang disabilitas," ucapnya.

Menurutnya, pemohon paspor di Kota Semarang meningkat setiap hari baik di Kantor Imigrasi Kelas I Semarang Barat maupun di Unit Pelayanan Paspor (ULP) di kawasan GOR Manunggal Jati Pedurungan.

"Meningkat sekali, bahkan sekarang bisa sampai 300 orang perhari," ujarnya. (jam)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved