Meski Sudah Beberapa Kali Hujan, 7 Kecamatan di Kabupaten Tegal Masih Kekeringan

Tujuh Kecamatan di Kabupaten Tegal masih kesulitan memperoleh air bersih, meski hujan telah beberapa kali turun.

Meski Sudah Beberapa Kali Hujan, 7 Kecamatan di Kabupaten Tegal Masih Kekeringan
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Sejumlah warga Desa Kertasari, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal antre bantuan air bersih dari Bank Indonesia, Selasa (8/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Tujuh Kecamatan di Kabupaten Tegal masih kesulitan memperoleh air bersih, meski hujan telah beberapa kali turun.

Semisal yang dialami Warga di Desa Kertasari, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, mereka masih mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Mereka terpaksa memanfaatkan air sungai untuk mandi, cuci dan kakus (MCK).

"Mandi dan mencuci baju atau piring saya pakai air kali (sungai). Airnya ditampung di bak mandi. Walaupun kotor mau gimana lagi?" tutur Aminah (42), warga RT 2 RW 3 Desa Kertasari, Kecamatan Suradadi kepada Tribunjateng.com, Sabtu (12/10/2019).

Sedangkan untuk minum dan keperluan memasak, Aminah harus membeli air bersih dengan harga Rp 5.000 per jeriken.

"Kapasitas satu jeriken, 30 liter. Seminggu paling tidak harus beli empat jeriken untuk masak dan minum," sambung dia.

Kepala Sub Bidang Sarana Prasaran dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana dan Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal, Handoko mengatakan, kekeringan telah melanda tujuh kecamatan yakni Suradadi, Warureja, Kedungbanteng, Jatinegara, Balapulang, Margasari, dan Lebaksiu.

"Wilayah yang kekeringan semakin meluas. Sebelumnya yang menjadi langganan kekeringan hanya Kecamatan Suradadi dan Warureja," ujarnya.

Dikatakannya, berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Tegal, musim kemarau akan berlangsung hingga awal November.

Maka, penyaluran bantuan air bersih terus dilakukan di wilayah-wilayah yang dilanda kekeringan.

"Kami siaga darurat musim kekeringan sampai akhir November. Kami juga terbantu sekali jika ada instansi atau lembaga yang ikut menyalurkan bantuan air bersih," katanya. (Tribunjateng/gum).

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved