Subrata Lapor ke Polsek Ambarawa Semarang Lantaran Curiga Anak Balitanya Meninggal Karena Kekerasan

Seorang anak berinisial DAS (3) meninggal dunia di RSUD Ambarawa setelah mendapatkan perawatan medis secara intensif di ICU RSUD Ambarawa

Subrata Lapor ke Polsek Ambarawa Semarang Lantaran Curiga Anak Balitanya Meninggal Karena Kekerasan
ISTIMEWA
Sejumlah warga sedang melayat ke rumah duka di Dusun Kenongo RT 02/RW 05, Desa Lemah Ireng, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Minggu (13/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Seorang anak berinisial DAS (3) meninggal dunia di RSUD Ambarawa setelah mendapatkan perawatan medis secara intensif di ICU RSUD Ambarawa, Sabtu (12/10/2019) kemarin.

Petugas mendapati sejumlah luka memar di tangan, perut dan punggung.

Akibat peristiwa itu ayah korban Subrata alias Anton (26) warga Dusun Coblong RT 04/RW 02 Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang menduga anaknya menjadi korban kekerasan.

Kasubbag Humas Polres Semarang Iptu Budi Supraptono saat dikonfirmasi mengatakan ayah korban semula melaporkan kejadian itu ke Polsek Ambarawa atas kematian anak kandungnya yang dianggap tidak wajar.

"Atas dasar itu, Anton melapor ke polisi dan kasus ini masih dalam penyelidikan Polsek Ambarawa pada 11 Oktober 2019 sekira pukul 19.00 WIB," terangnya kepada Tribunjateng.com, Minggu (13/10/2019)

Menurut Iptu Budi kasus dugaan kekerasan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia ini berawal ketika pelapor mendapat kabar anak kandungnya sakit dan dirawat di RSUD Ambarawa pada pada 11 Oktober 2019 sekira pukul 18.00 WIB.

Selanjutnya kata dia, pelapor datang ke rumah sakit dan mendapati anaknya berada di ICU dalam kondisi tidak sadar dan mengalami luka pada tangan, perut dan punggung.

"Melihat kondisi anaknya seperti itu, pelapor lantas melaporkan hal itu ke Polsek Ambarawa. Pelapor curiga anak kandungnya yang selama ini tinggal bersama ibunya Dewi Susanti (25) yang tidak tinggal satu rumah dengan dirinya telah mengalami kekerasan," katanya

Ia menambahkan antara pelapor dengan istrinya sekarang dalam proses cerai dan mereka tidak tinggal satu rumah. Sementara kasus ini masih dalam proses penyelidikan kepolisian.

Sementara itu, informasi yang dihimpun pada hari ini Minggu (13/10/2019) polisi melakukan autopsi jenazah korban DAS (3) di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang.

Setelah diautopsi rencana jenazah dibawa ke rumah duka di Dusun Kenongo RT 02/RW 05, Desa Lemah Ireng, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat. (ris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved