VIU dan Kabelan Garap Film Tradisi Upacara Kalang Obong Suku Kalang di Kendal

Perusahaan teknologi penyedia layanan penayangan film 'VIU' bersama Komunitas Film asal Kendal, Kabelan Film menggarap film lokal dengan muatan budaya

VIU dan Kabelan Garap Film Tradisi Upacara Kalang Obong Suku Kalang di Kendal
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Vice President Marketing VIU, Myra Suraryo (kanan) dan Ketua Tim Inisiasi Komisi Film Daerah Kendal, Ardian Joeniarko mendiskusikan tema film yang mereka garap berlatar belakang Kabupaten Kendal 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Perusahaan teknologi penyedia layanan penayangan film 'VIU' bersama Komunitas Film asal Kendal, Kabelan Film menggarap film lokal dengan muatan budaya berlatar belakang di Kendal.

Film yang mereka angkat yakni tradisi Kalang Obong dari suku Kalang yang menetap di kabupaten Kendal.

Tradisi Kalangan obong sendiri merupakan tradisi upacara kematian keturunan suku Kalang yang dilakukan pada satu tahun kematian keturunan Kalang.

Tradisi upacara itu dilakukan dengan cara membakar boneka pengganten atau tiruan jenazah dan beberapa benda lainnya.

Vice President Marketing VIU, Myra Suraryo mengatakan penggarapan film tersebut untuk menggerakan para orang yang berkemampuan membuat film untuk berkarya membuat film lokal namun berkualitas internasional.

Selain itu dalam penggarapan ini diharapkan dapat menumbuhkan para sineas-sineas baru dari kabupaten Kendal karena dalam penggarapan ini melibatkan pelajar SMA dan SMK.

"Nantinya film yang ditayang dalam plaform milik VIU sendiri dan berdampingan langsung dengan film yang dibuat oleh sutradara profesional karena tayangan film ini akan ditonton oleh penonton dari 17 negara.

PSIS Semarang U-20 Juara 3 Liga 1, Ini Tanggapan CEO Yoyok Sukawi

DPRD Kota Semarang Dukung KONI Tingkatkan Profesionalisme Kelola Keuangannya

Pasca Keracunan Massal Siswa SMA Negeri 1 Weleri, Sunarto : Masak Sendiri saat Kegiatan Kemah

Kuliner Tegal : Kepala dan Kikil Kambing Semur Legendaris Cuma Rp 17 Ribu

Film ini nantinya akan tayang di VIU pada bulan Mei 2020" terangnya, Minggu (13/10)

Menurutnya dengan kerjasama yang pihaknya dengan para komunitas film maupun para sienas lokal dapat menciptakan budaya produktif di kalanngan muda yang tidak hanya sekedar penikmat namun juga pembuat film.

Pasalnya saat ini budaya konsumtif ditunjukan para kaum muda di Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved