Breaking News:

Ciptakan Iklim Ramah Investasi, Pemkot Salatiga Gelar Pertemuan dengan Pelaku Usaha

Upaya menciptakan iklim investasi yang ramah antara pemerintah dengan pelaku usaha, Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga menggelar pertemuan

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS
Wakil Wali Kota Salatiga Muh Haris saat membuka pertemuan bertajuk ‘Business Gathering’ di Hotel Le Beringin Salatiga, Senin (14/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Upaya menciptakan iklim investasi yang ramah antara pemerintah dengan pelaku usaha, Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga menggelar pertemuan bertajuk ‘Business Gathering’ di Hotel Le Beringin Salatiga, Senin (14/10/2019).

Kepala Bidang Penanaman Modal, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Salatiga, Suyoto mengatakan melalui kegiatan yang ada diharapkan tercipta komunikasi dua arah antara Pemkot Salatiga dengan pelaku usaha.

Sehingga, upaya menciptakan iklim investasi yang ramah bagi pengusaha dapat tercapai.

Pada kegiatan kali ini diikuti oleh 40 pelaku usaha baik skala menengah besar, dunia perbankan, dan perangkat daerah terkait.

"Harapannya terjadi komunikasi dua arah antara Pemkot Salatiga dengan pelaku usaha terutama menyangkut masalah-masalah pendirian usaha dan sebagainya,” terangnya kepada Tribunjateng.com, Senin (14/10/2019)

Menurut Suyoto, di luar pertemuan dengan para pelaku usaha itu, bertujuan meningkatkan koordinasi dan kerjasama antar stakeholder investasi di Kota Salatiga.

Dia berharap dengan komunikasi yang baik akan menumbuhkan perekonomian, meningkatkan pembangunan ekonomi berkelanjutan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Wakil Walikota Salatiga Muh Haris dalam sambutannya mengajak para pelaku usaha dan stakeholder bersama-sama mendukung langkah Pemkot Salatiga dalam upaya menciptakan iklim ramah investasi di Kota Salatiga.

“Kota Salatiga memiliki beberapa kelebihan seperti masyarakat yang toleran, lokasi dan akses yang yang strategis.

Pemkot Salatiga senantiasa berharap kondisi tersebut dapat dimanfaatkan untuk  mendukung terciptanya Kota Salatiga sebagai kota yang ramah investasi,” katanya.

Ia menambahkan stakeholder dari dunia perbankan, pelaku usaha untuk mendukung pemerintah dalam menciptakan iklim ramah investasi dengan mempermudah pinjaman serta perijinan bagi pihak-pihak yang hendak mendirikan usaha di Kota Hati Beriman.

Dikatakannya, upaya menjadikan Kota Salatiga ramah investasi bukanlah sekadar kampanye melainkan tertuang dalam amanat RPJMD 2017-2022, pada misi yang ke-7, yakni meningkatkan kerjasama daya saing daerah dan daya tarik investasi dan memperluas akses lapangan pekerjaan.

“Sesuai dengan amanat RPJMD 2017-2022, pemerintah juga berupaya untuk menjadikan Kota Salatiga sebagai salah satu destinasi wisata, dengan memanfaatkan pemandangan yang indah, keragaman kuliner, wajah kota yang dipercantik, hingga rencana membangun tempat rekreasi dan rest area di Tol Tingkir,” ujarnya.

Dia menegaskan kepada semua pihak untuk bersama-sama membangun komunikasi, senantiasa berkoordinasi, bersinergi, dan menyamakan visi dan misi guna peningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Salatiga. (ris)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved