Liga 1 Jelang Persela Vs PSIS, Hari Nur Masih Terngiang Insiden Handball

Penyerang PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto bertekad membawa PSIS menang atas Persela Lamongan saat kedua tim bertemu di lanjutan kompetisi Liga 1

Liga 1 Jelang Persela Vs PSIS, Hari Nur Masih Terngiang Insiden Handball
Tribunjateng.com/Franciskus Ariel Setiaputra
PSIS tak kunjung menang di kandang, Hari Nur Yulianto Kecewa berat 

TRIBUNJATEG.COM, SEMARANG - Penyerang PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto bertekad membawa PSIS menang atas Persela Lamongan saat kedua tim bertemu di lanjutan kompetisi Liga 1 pekan ke 23, Jumat (18/10/2019) mendatang di Stadion Surajaya, Lamongan.

Pemain asal Kendal tersebut optimistis timnya mampu mengulangi kesuksesan mencuri poin di markas Persela Lamongan di Liga 1 musim 2018.

Saat itu, PSIS Semarang berhasil menahan imbang Persela dengan skor 1-1.

Gol PSIS lahir lewat tendangan bebas Bruno Silva.

Sementara gol balasan Persela lahir lewat titik putih yang dieksekusi oleh Wallace Costa Alves.

"Untuk pertandingan terdekat ini kami semoga PSIS bisa ambil poin di Lamongan. Pengalaman tahun lalu, hasilnya lumayan bagus karena kami mendapat poin di sana," kata Hari Nur kepada Tribun Jateng, Senin (14/10/2019).

PSIS sebenarnya bisa memenangkan pertandingan saat bertandang ke markas Persela musim lalu.

Hanya saja penalti Wallace Costa saat itu membuat PSIS harus puas berbagi poin dengan tuan rumah.

Adapun penalti yang didapat Persela kala itu tercipta seusai Hari Nur Yulianto kedapatan handball di dalam kotak penalti.

Hari Nur mengaku masih mengingat kejadian tersebut. Ia pun berharap hasil lebih maksimal bisa didapatkan PSIS dalam lawatannya musim ini.

"Kita bisa bermain bagus dan hampir dapat tiga poin kalau mereka tidak dapat penalti," ucapnya.

Senada dengan Hari Nur, General Manager PSIS, Wahyu "Liluk" Winarto mengatakan ia optimis skuad Mahesa Jenar mampu kembali meraih hasil positif di markas Persela.

"Kita punya sejarah bagus di sana. Kami bisa meraih poin di sana. Tentunya kami ingin mengulang itu. Saya harap bisa lebih baik lagi dengan mencuri poin penuh di sana," kata Liluk, terpisah.

Liluk mengatakan, laga melawan Persela, Hari Nur Yulianto cs wajib tampil mati-matian main. Jika menang, PSIS menjaga jarak agar tidak terjungkal ke zona degradasi.

"Kita ketahui posisi di klasemen ini belum aman. Bahkan dengan Semen Padang hanya terpaut dua poin. Kami pasti akan fight mati-matian di sana untuk bisa mencuri poin di sana," ungkap Liluk.(*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved