Tahap Awal Pembangunan Taman Wisata Salatiga, Pemkot Gelontor Rp 1,9 Miliar

Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga berencana membangun Taman Wisata Salatiga (TWS) pada tahun 2022 mendatang.

Tahap Awal Pembangunan Taman Wisata Salatiga, Pemkot Gelontor Rp 1,9 Miliar
TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS
Sekda Kota Salatiga Fakruroji (baju batik) saat menyimak pemaparan Sekjen Kemenhan RI, Laksamana Madya TNI Agus Setiadji di Rumah Dinas Walikota Senin (14/10/2019).  

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga berencana membangun Taman Wisata Salatiga (TWS) pada tahun 2022 mendatang.

Untuk merealisasikan rencana tersebut tidak tanggung-tanggung anggaran sebesar Rp 1,9 miliar telah disiapkan pada pembangunan tahap awal.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Salatiga Fakruroji mengatakan, kesiapan Salatiga dalam pembangunan TWS telah dibentuk tim teknis dan tim administrasi, guna mengawal proses membangun taman wisata bersejarah di Salatiga yang rencananya akan direalisasikan pada Tahun 2022.

Hal itu diungkapkannya di sela menerima kunjungan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertahanan RI, Laksamana Madya TNI Agus Setiadji, kepada Tribunjateng.com, di Rumah Dinas Walikota Senin (14/10/2019).

“Hari ini kami paparkan sejauh mana kesiapan dari Pemkot mengenai rencana pembuatan Taman Wisata Salatiga. Kami sudah anggarkan di APBD Perubahan Tahun 2019 dan telah membentuk tim untuk mempersiapkan pembangunan tersebut,” katanya.

Kepala Dinas PUPR Kota Salatiga Agung Hendratmiko memaparkan, TWS akan dibangun pada lahan seluas 4 hektare di Kelurahan Bugel, Kecamatan Sidorejo.

Sesuai desain awal taman wisata yang sekaligus dijadikan museum sejarah pahlawan nasional ini, akan dilengkapi dengan alat utama sistem pertahanan (alutsista) oleh tiga pahlawan nasional asal Salatiga.

“Mereka di antaranya Komodor Yos Sudarso, Laksamana Adi Sucipto dan Brigjen Sudiarto. Tahap pertama pembangunan TWS sudah dianggarkan melalui APBD Perubahan Tahun 2019 sebesar Rp 1,9 miliar,” katanya.

Ia menambahkan, dari dana tersebut pada tahap awal akan digunakan untuk pembangunan jalan akses kendaraan berat sebagai sarana pengiriman alutsista, pondasi patung tiga pahlawan nasional dan pondasi alutsista.

Dikatakannya alutsista yang akan dipajang di TWS berupa replika kapal macan tutul, pesawat cureng, meriam, tank, panser dan ranjau laut yang saat ini sudah dalam proses lelang.

Halaman
12
Penulis: M Nafiul Haris
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved