200 Penyandang Disabilitas dan Lansia di Mendapat Alat Bantu dari Dinsos Kabupaten Pekalongan

Sebanyak 200 penyandang disabilitas dan lansia di Kota Santri menerima bantuan berupa alat bantu dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan

200 Penyandang Disabilitas dan Lansia di Mendapat Alat Bantu dari Dinsos Kabupaten Pekalongan
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Wakil Bupati Pekalongan Arini Harimurti memberikan bantuan berupa alat bantu penyandang disabilitas dan lansia 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Sebanyak 200 penyandang disabilitas dan lansia di Kota Santri menerima bantuan berupa alat bantu dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Dinas Sosial, Selasa (15/10/2019).

Wakil Bupati Pekalongan Arini Harimurti mengatakan, bantuan berupa alat tersebut bertujuan agar dapat memudahkan para penerima dalam beraktivitas.

"Penyandang disabilitas dan lansia memerlukan alat-alat bantu yang dapat membantu mereka dalam beraktivitas sehari-hari," kata Arini Harimurti kepada Tribunjateng.com usai menyerahkan bantuan secara simbolis di aula dinas setempat.

Arini berharap dengan bantuan tersebut, para penyandang disabilitas dan lansia dapat lebih produktif serta punya kesempatan untuk ikut membangun Kabupaten Pekalongan.

"Utamanya agar mereka beraktivitas lebih lancar dan mengurangi beban dari keluarga," ungkapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial, Siti Masruroh menuturkan, pada tahun 2019 ini Dinsos memberikan bantuan kepada 200 penyandang disabilitas dan lansia sesuai dengan kebutuhan mereka.

"Ini juga sebagai sosialisasi bagi masyarakat apabila ada keluarga miskin penyandang disabilitas dan lansia yang membutuhkan alat bantu bisa mengajukan permohonan kepada bupati melalui desa dan nanti akan disampaikan ke dinsos," katanya.

Masruroh menambahkan, pemberian bantuan akan diberikan berdasarkan prioritas dan jumlah anggaran.

Pada tahun 2019 ini, anggaran bantuan sebesar Rp 160 juta yang di berikan kepada warga di 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Pekalongan.

"Satu kecamatan yang tahun ini tidak mengajukan yakni Kecamatan Kandangserang. Jumlah bantuan adalah 200 alat bantu, berupa kursi roda 62 buah, walker 26 buah, kruk 5 buah, alat bantu dengar 55 buah, protase atau kaki palsu 13 buah, tongkat netra 10 buah, kacamata netra 23 buah, dan tripod 6 buah," jelasnya.

Untuk bantuan seperti ini, lanjut Masruroh, pengajuan setiap tahun sebanyak 300 orang, namun pada tahun ini baru bisa membantu 200 orang.

"Kita berharap melalui bantuan ini, para penyandang disabilitas dan lansia dapat meningkatkan kesejahteraanya, memudahkan aktivitas agar mereka lebih produktif, dan lebih sejahtera," tambahnya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved