ASN Pemkot Semarang Harus Bijak Bermedsos, Jika Melanggar Bisa Diberhentikan

Maraknya kasus ujaran kebencian yang diutarakan di media sosial akhir-akhir ini menjadi perhatian penuh Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan

ASN Pemkot Semarang Harus Bijak Bermedsos, Jika Melanggar Bisa Diberhentikan
CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Maraknya kasus ujaran kebencian yang diutarakan di media sosial akhir-akhir ini menjadi perhatian penuh Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang.

Pasalnya, seiring dengan kemajuan teknologi dan informasi yang berkembang, kasus ini dapat menimpa siapa saja, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kepala BKPP Kota Semarang, Litani Satyawati mengimbau ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang untuk bijak dalam bermedia sosial.

Jika ASN menyebar ujaran kebencian, BKPP pun akan memberikan sanksi tegas mulai dari sanksi teguran hingga pemberhentian

Meski BKPP tidak memiliki pengawas khusus media sosial, gerak-gerik ASN dalam bermedia sosial akan terus terpantau.

"Harus bijak bermedsos karena semua orang bisa melihat apa yang dishare.

Kalau tidak bijak, jarimu akan menjadi harimaumu sendiri," tegas Litani, Selasa (15/10/2019).

Sosialisasi Bus Dilarang Melintas di Kawasan Wisata Karanganyar Dilakukan Hingga Akhir Tahun

Ngamar dengan Istri Orang, Kanit Laka Sat Lantas Polres ‎Temanggung Digrebek Sang Istri

Ruang Terbuka Hijau Kota Tegal Sesuai KTT Bumi, Dedy Yon : Minimal 30 Persen dari Luas Kota

Revitalisasi Alun- Alun Kota Tegal Ditarget Selesai 2020, Ada Air Mancur dan Taman Bunga Warna-warni

Dikatakannya, mengutarakan pendapat memang dijamin undang-undang, namun ada payung hukum yang harus dipatuhui oleh ASN Pemkot Semarang, diantaranya ASN harus memegang teguh Ideologi Pancasila dan setia pada UUD 1945.

ASN juga harus setia kepada Pemerintahan yang sah, yakni pemerintahan yang dipilih rakyat dan dilantik secara hukum.

"Ini harus dipatuhi.

Halaman
123
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved