2-3 Operator Masuk Tahun Ini, Realisasi Tol Langit Jadi Peluang Bisnis Baru Koneksi Internet

Usai diresmikan Presiden Joko Widodo pada Senin (14/10), Palapa Ring, atau biasa disebut 'tol langit', infrastruktur broadband itu ditargetkan bisa

2-3 Operator Masuk Tahun Ini, Realisasi Tol Langit Jadi Peluang Bisnis Baru Koneksi Internet
Wilsonaplifiers
Ilustrasi kecepatan jaringan lima operator seluler Tanah Air per Juli 2019 ini. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Usai diresmikan Presiden Joko Widodo pada Senin (14/10), Palapa Ring, atau biasa disebut 'tol langit', infrastruktur broadband itu ditargetkan bisa digunakan operator pada akhir tahun ini.

Proyek Palapa Ring terdiri dari tiga paket, yakni barat, tengah, dan timur sebagai yang terakhir. Infrastruktur itu menjanjikan perluasan konektivitas internet ke daerah yang selama ini belum atau sulit terjangkau layanan telekomunikasi.

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyebut, sampai akhir tahun ini diperkirakan ada dua sampai tiga operator yang akan masuk.

Anang Latif, Direktur Utama Bakti, mengatakan, pihaknya sudah mendatangi beberapa operator untuk menjelaskan potensi Palapa Ring. Menurut dia, operator telekomunikasi tertarik untuk menggelar jaringan melalui Palapa Ring.

"Seluruh operator-operator besar rata-rata tertarik. Memang tidak semua (barat, tengah, timur-Red), karena mereka tahu kue di sana (Indonesia timur-Red) tidak sebesar di kota lain," ujarnya kepada Kontan, Senin (14/10).

Anang menuturkan, pihaknya telah memberikan data mengenai potensi di 57 kota/kabupaten dengan penduduk sekitar enam sampai tujuh juta orang. Jumlah itu sedikit banyak merupakan pasar baru yang bisa digarap oleh operator untuk memperkuat bisnisnya.

"Sudah ada dua sampai tiga operator yang serius. Target saya dua sampai tiga operator itu bisa masuk di akhir tahun ini," ujarnya.

Menurut dia, sudah ada beberapa operator yang membangun jaringan di wilayah timur, hanya saja aksesnya atau last mile masih menggunakan satelit.

Dengan infrastruktur tol langit, nantinya operator bisa menggunakan akses radio, seluler, atau wifi untuk menurunkan biaya last mile tersebut.

"Kami tawarkan kepada operator ketika tidak ada yang bangun, pemerintah yang bangun. Ini kami akan evaluasi terus sampai akhir tahun ini dan semester I tahun depan bagaimana perkembangannya," jelasnya.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved