Breaking News:

Prihatin Masalah Kekeringan, Organisasi Mahasiswa di Salatiga Gelar Sosialisasi Pembuatan Biopori

Kekeringan yang sering melanda wilayah Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo mengundang perhatian banyak pihak.

TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Seorang perwakilan mahasiswa saat menyampaikan materi dalam sosialisasi pembuatan biopori di Aula Kelurahan Kumpulrejo, Rabu (16/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Kekeringan yang sering melanda wilayah Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo mengundang perhatian banyak pihak.

Satu diantaranya organisasi mahasiswa lintas elemen dari HMI, GMKI, PMII, IMM, GMNI, dan KAMMI bekerjasama dengan Polres Salatiga menggelar sosialisasi pembuatan sumur resapan dan biopori, Rabu (16/10/2019)

Ketua GMKI Kota Salatiga Roberto Duma Buladja mengatakan sosialisasi yang ada bagian dari upaya mahasiswa melakukan pengabdian masyarakat.

"Ini upaya kami wujud pengabdian masyarakat dan karena keterbatasan kami mengajak serta Polres Salatiga bekerjasama lewat program pembinaan masyarakatnya," terangnya kepada Tribunjateng.com, di Aula Kelurahan Kumpulrejo, Rabu (16/10/2019)

Menurut Roberto dengan sosialisasi yang ada diharapkan dapat memberi dampak pengetahuan masyarakat karena melibatkan perwakilan RT dan RW.

Staf Ahli Bupati Sebut Lambatnya Penanggulangan Kemiskinan di Brebes karena Akurasi Data Bermasalah

Ada Tempat Wisata Taman Bunga di Banyubiru, Bisa Nongkrong Sambil Berfoto Ala Negeri Kincir Angin

Tak Cuma Beri Modal Usaha Untuk Keluarganya, Terduga Teroris Ini Juga Sering Beri Hutang pada Warga

Tofa Aniaya Anak Kekasihnya Hingga Tewas di Ambarawa, Pelipis Berdarah hingga Leher Patah

Ia menyatakan dari sosialisasi nanti pemerintah kelurahan dapat menindaklanjutinya dengan program pelatihan karena biopori sangat murah sehingga tidak membebani masyarakat.

"Biopori ialah teknik konservasi tanah dimana berfungsi memperluas bidang penyerapan sehingga aliran air saat hujan dapat optimal," katanya

Dikatakannya manfaat lain dari biopori adalah mempertahankan tinggi muka air tanah dan menambah persediaan air saat kemarau tiba lainnya juga mengurangi konsentrasi pencemaran air tanah.

Lurah Kumpulrejo Eska Bayu Sukmawan menyampaikan apresiasinya atas sosialisasi dari mahasiswa harapannya pasca sosialisasi cara pembuatan biopori masyarakat minimal tahu dan dapat praktik.

"Nanti kami akan anjurkan setiap RW membuat sumur resapan atau biopori ini.

Halaman
12
Penulis: M Nafiul Haris
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved