DPRD Jateng Upayakan Anggaran Mamin Lansia Naik

Kepala Bidang Pelayanan Rehabilitasi Sosial Dinsos Jateng, Soesy Prawiro, menerangkan Jateng memiliki beberapa unit rehabilitasi sosial lansia

DPRD Jateng Upayakan Anggaran Mamin Lansia Naik
TRIBUN JATENG/FAISAL M AFFAN
Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto berpidato dalam pelantikan anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Selasa (3/9/2019). Selain itu, dirinya juga didapuk menjadi ketua sementara DPRD Jawa Tengah periode 2019-2024. 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah mengupayakan ada kenaikan anggaran makanan dan minuman (mamin) bagi panti sosial untuk lanjut usia.

Anggaran tersebut diharapkan dapat menjaga standar asupan gizi para lansia.

"Kami akan mengupayakan menambah alokasi anggaran buat panti terutama untuk makan agar ada ketercukupan gizi," kata Sekretaris Komisi E DPRD Jateng, Sri Ruwiyati, Kamis (17/10/2019).

Selain itu, dia juga akan menganggarkan kebutuhan lain, semisal peralatan mandi, ibadah, dan pakaian. Ia meminta pihak panti untuk lebih memperhatikan faktor kesehatan para lansia, terutama makanan yang dikonsumsi.

Baru- baru ini, Komisi E juga telah melakukan kunjungan ke Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia di Cepiring, Kendal.

Panti tersebut merupakan satu Unit Pelaksana Teknis ( UPT) Dinas Sosial Jateng.
Bertugas untuk merawat dan melayani orang tua lanjut usia yang terlantar.

Ruwiyati berharap program pemerintah provinsi terhadap lansia dapat terlaksana dengn baik.

Kepala Bidang Pelayanan Rehabilitasi Sosial Dinsos Jateng, Soesy Prawiro, menerangkan Jateng memiliki beberapa unit rehabilitasi sosial lansia.

Pihaknya akan menerima dan merawat lansia yang datang atau pun ditemukan terlantar di jalan.

"Kami menerima lansia entah itu dari provinsi mana pun. Kalau provinsi lain, biasanya kalau lansia itu ditemukan terlantar di jalan, biasanya dikembalikan ke provinsi asal. Kami tidak, tetap diterima. Itu keunggulan kami," kata Soesy.

Untuk lansia yang terlantar di jalanan, biasanya dibawa personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat melakukan razia. Beberapa juga ada yang dibawa keluarganya untuk dititipkan di panti lansia itu.

"Dengarnya kasihan ketika ada warga yang berkecukupan, malah menitipkan orangtuanya di panti. Ya apapun kondisinya itu, kami tetap menerimanya," imbuhnya.(mam)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved