Pilkades Tegal, Anak dan Bapak Saling Berebut Kursi Kepala Desa, Padahal Masih Tinggal Seatap

Mereka berdua yang diketahui masih tinggal seatap itu pun harus berebut kursi Kepala Desa (Kades)

Pilkades Tegal, Anak dan Bapak Saling Berebut Kursi Kepala Desa, Padahal Masih Tinggal Seatap
Tribunjateng.com/Akhtur Gumilang
Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades) Kabupaten Tegal, Gunawan (kanan) saat berdiskusi dengan para pendamping desa di kantornya, Kamis (17/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Seorang anak dan bapak di Kabupaten Tegal dikabarkan harus saling bersaing dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang III pada 20 November 2019 mendatang.

Mereka berdua yang diketahui masih tinggal seatap itu pun harus berebut kursi Kepala Desa (Kades).

Si bapak diketahui bernama Agus Sukanto, sedangkan anaknya Ragil Suharsono.

Mereka berdua masing-masing menjadi Bakal Calon (Balon) Kepala Desa (Kades) di Desa Mindaka, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal.

Kabar itu pun dibenarkan Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades) Kabupaten Tegal, Gunawan saat dikonfirmasi Tribunjateng.com, Kamis (17/10/2019).

Dia menuturkan, Pilkades di Desa Mindaka hanya diminati dua (2) pendaftar Balon Kades saja.

Dua pendaftar itu, kata Gunawan, berasal dari satu keluarga yang sama yakni sang anak dengan bapaknya sendiri.

"Iya, di sana (Desa Mindaka), anak dan bapaknya harus saling berebut kursi Kades. Di desa itu, peminatnya memang sedikit.

Bahkan dikabarkan, sang anak itu disuruh bapaknya untuk daftar menjadi Balon Kades. Anak disuruh untuk menjadi lawan bapaknya dalam ajang Pilkades," cerita Gunawan.

Dia menjelaskan, jumlah peminat keseluruhan untuk menjadi Kades pada Gelombang ini memang mengalami peningkatan dibanding pada Pilkades gelombang lalu.

Halaman
12
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved