Buka Silatnas Petanesia, Wihaji Kutip Perkataan Ulama Tentang NKRI

“Ada negara yang lahir dari berbagai bangsa, tapi ada bangsa yang melahirkan berbagai negara,” kutip Bupati Batang, Wihaji, saat membuka Silaturahmi

Buka Silatnas Petanesia, Wihaji Kutip Perkataan Ulama Tentang NKRI
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Bupati Batang Wihaji saat membuka Silatnas Petanesia di Hotel Sahid Mandarin Pekalongan, Jumat (18/10/2019) sore. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - “Ada negara yang lahir dari berbagai bangsa, tapi ada bangsa yang melahirkan berbagai negara,” kutip Bupati Batang, Wihaji, saat membuka Silaturahmi Nasional (Silatnas) Organisasi Masyarakat Pecinta Tanah Air Indoensia (Petanesia) di Hotel Sahid Mandarin Pekalongan, Jumat (18/10/2019) Sore.

Kutipan yang dituturkan Wihaji merupakan kutipan dari satu di antara ulama besar Indonesia.

Wihaji sengaja mengutip pernyataan itu, untuk menggugah kecintaan negara dari para peserta.

"Negara ini merupakan negara besar, maka dari itu wajib untuk melanjutkan keberlangsungan keagungan NKRI,” tuturnya.

Sebagai satu di antara pendiri Petanesia, ia menuturkan berterimakasih atas terselenggaranya acara.

Terancam Hukuman 4 Tahun Penjara, Agus Mengaku Jadi Korban Makelar Proyek di Salatiga

Upah Tak Layak hingga Ancaman Dibunuh, Inilah Kisah Perbudakan Awak Kapal Perikanan dari Jateng

Bupati yang Viral karena Unggah Slip dan Sebut Gaji Tak Cukup Rupanya Mantan Bandar Narkoba

Upah Minimum Provinsi 2020 Naik 8,51 Persen, Apindo Jateng Sebut Rasional dan Tak Beratkan Pengusaha

"Dalam acara ini tokoh agama serta budayawan dari berbagai daerah berkumpul untuk mendiskusikan arah organisasi, rekomendasi Petansia kepada Pemerintah Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Petanesia M Eko Setyono, Petanesia bentukan dari sejumlah tokoh agama termasuk Habib Lutfi Bin Yahya.

“Pertemuan ini diadakan untuk menjaga NKRI, jangan sampai negara digoyah oleh gerakan radikal,” imbuhnya.

Eko menjelaskan, Petanesia bergerak melalui sejarah, budaya, adat istiadat, serta tradisi.

"Semoga lewat acara bisa menjaga nasionalisme, untuk menjunjung jatidiri bangsa Indonesia,” tambahnya. (bud)

Penulis: budi susanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved