Kejari Temanggung Terima Limpahan Kasus Rokok Ilegal, Barang Bukti Capai 960 Ribu Batang

Kejari Temanggung menerima pelimpahan tahap dua, tersangka dan barang bukti, kasus peredaran rokok ilegal tanpa cukai atau dilekati cukai palsu.

Kejari Temanggung Terima Limpahan Kasus Rokok Ilegal, Barang Bukti Capai 960 Ribu Batang
TRIBUN JATENG/YAYAN ISRO ROZIKI
Kasi Pidsus Kejari Temanggung, Sabrul Iman menunjukkan sebagian barang bukti peredaran rokok ilegal, Jumat (18/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - ‎Kejaksaan Negeri (Kejari) Temanggung menerima pelimpahan tahap dua, tersangka dan barang bukti, kasus peredaran rokok ilegal tanpa cukai atau dilekati cukai palsu.

Dalam perkara ini, Kejari Temanggung menerima pelimpahan seorang tersangka dan beberapa barang bukti.

"Kami menerima pelimpahan dari Kantor Bea dan Cukai Magelang‎. Barang buktinya adalah 40 karton rokok ilegal jenis sigaret kretek mesin (SKM), dengan jumlah mencapai 960 ribu batang," kata Kasi Pidsus Kejari Temanggung, Sabrul Iman, Jumat (18/10/2019).

Disampaikannya, tersangka yang diserahkan dalam perkara ini‎ adalah Purwanto (52), warga Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang.

Purwanto diringkus petugas Bea dan Cukai Magelang saat hendak memindahkan muatan rokok ilegal dari satu truk ke truk lainnya, di Jalan Raya Kranggan-Secang, Kelurahan Badran, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung, Senin (19/8/2019).

Purwanto diringkus petugas, atas sangkaan menyediakan jasa‎, sarana dan prasarana, untuk pejualan barang kena cukai ilegal.

Dalam hal ini rokok SKM ilegal tanpa cukai atau dilekati cukai palsu.

"Ini sebagaimana dimaksud dalam Pasal 54 UU Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai," terang Sabrul.

Dituturkan Sabrul, rokok berjumlah hampir mencapai satu juta batang itu berasal dari Kabupaten Jepara, yang hendak dikirim ke Tangerang.

Untuk mengelabuhi petugas, rokok tersebut diangkut dari Jepara menggunakan satu unit truk, kemudian di tengah jalan, yakni di Temanggung, dip‎indahkan ke unit truk lain.

Halaman
12
Penulis: yayan isro roziki
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved