Pengakuan Terduga Pembunuh Wanita yang Mayatnya Dimasukkan Dalam Karung Pupuk: Kepingin Coba-coba

Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko mengatakan tersangka sudah merencanakan untuk membunuh korban

Pengakuan Terduga Pembunuh Wanita yang Mayatnya Dimasukkan Dalam Karung Pupuk: Kepingin Coba-coba
Tribunjateng.com/Budi Susanto
Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko saat menggelar press release kasus wanita yang terbungkus didalam karung pupuk di bantaran Sungai Sragi Baru di halaman Mapolres setempat. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Jumari (31) warga Desa Yosorejo, Kecamatan Siwalan, Kabupaten, Jawa Tengah tersangka pembunuhan terhadap Kumalasaroh (29) warga Desa Depok, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan yang mayatnya ditemukan terbungkus didalam karung pupuk di bantaran Sungai Sragi Baru diancam dengan hukuman mati atau seumur hidup.

Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko mengatakan tersangka sudah merencanakan untuk membunuh korban.

"Tersangka, berhasil ditangkap oleh Resmob Pekalongan dibantu dengan Resmob Polda Jateng, di Kelurahan Peturen, Kecamatan Tegal, Kota Tegal kemarin malam," kata Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko kepada Tribunjateng.com saat menggelar press release di Mapolres setempat, Jumat, (18/10/2019).

Menurut AKBP Aris, tersangka mengenal korban baru seminggu.

Selanjutnya, keduanya melakukan hubungan layaknya suami-istri.

"Setelah melakukan hubungan, tersangka membujuk korban agar menyerahkan perhiasan emas berupa cincin, gelang dan kalung emas yang dipakainya, guna memperbaiki kendaraan pelaku yang rusak.

Namun korban menolak permintaan tersangka."

"Akibatnya, tersangka emosi dan mengikat tangan serta kaki korban.

Tidak hanya itu, wajah korban juga dibegkap menggunakan lakban," ujarnya.

AKBP Aris mengungkapkan melihat korban belum meninggal, tersangka kemudian menjerat leher pelaku dengan tali kain perca hingga tewas.

Halaman
1234
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved