Ratusan Ayam Warga di Brebes Mati Mendadak, Diperkirakan Kena Flu Burung

Hal itu untuk mengantisipasi penyebaran penyakit avian influenza (AI) pada unggas yang disebabkan virus H5N1

Ratusan Ayam Warga di Brebes Mati Mendadak, Diperkirakan Kena Flu Burung
Thinkstock
Peternakan ayam. 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Brebes mengimbau masyarakat agar tidak membeli ayam dari pasar untuk peliharaan.

Hal itu untuk mengantisipasi penyebaran penyakit avian influenza (AI) pada unggas yang disebabkan virus H5N1.

Kepala DPKH Brebes, Ismu Subroto, mengatakan ada temuan ratusan ayam milik warga di Desa Rengaspendawa, Kecamatan Larangan, yang mati mendadak, beberapa hari lalu.

Hanya saja, kematian ratusan ayam tersebut tidak dilaporkan ke DPKH dan langsung dikubur oleh warga. Sehingga DPKH tidak dapat melakukan pengujian apakah penyebabnya karena flu burung atau bukan.

"Namun hasil penelitian yang ada, ratusan ayam itu masih suspect AI (flu burung) karena belum ada peneguhan diagnosanya.

Maka dari itu, kalau masyarakat tetap akan memelihara ayam, diimbau agar membeli ayam yang sudah mendapat vaksin," kata Ismu, Jumat (18/10/2019).

Perihal ratusan ayam yang mati mendadak, ia memaparkan, warga di Rengaspendawa awalnya memiliki ratusan ekor ayam.

Awalnya ada beberapa ayam yang mati terlebih dahulu.

Setelah tiga hari, seluruh ayam di kandang mati semua. Dari bangkai ayam yang belum dikubur, didapati gejala bintik-bintik keunguan pada paha, dada dan pial ayam.

"Kami tidak sempat melakukan tes pada ayam karena warga terlembat melporkannya. Namun dari gejala dan wawancara peternak pemilik ayam, diperkirakan penyebabnya karena AI atau flu burung," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: m zaenal arifin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved