Breaking News:

Terancam Hukuman 4 Tahun Penjara, Agus Mengaku Jadi Korban Makelar Proyek di Salatiga

Agus Suseno (47) alias Agus Mitra warga Perum Bulu Permai RT 04/RW 06 Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo terancam hukuman 4 tahun penjara.

TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono saat gelar perkara, di Mapolresta Salatiga Jumat (18/10/2019).TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Agus Suseno (47) alias Agus Mitra warga Perum Bulu Permai RT 04/RW 06 Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo terancam hukuman 4 tahun penjara.

Dia menipu Harry Raspati (51) warga Jalan Kanalsari Barat I RT 03/RW 08 Kelurahan Rejosari, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang dengan modus menjanjikan memenangkan proyek.

Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono dalam gelar perkara mengatakan tersangka semula menjanjikan memenangkan lelang proyek penataan ruang terbuka hijau (RTH) pembangunan Taman Sidomukti dengan meminta uang sejumlah Rp 7,5 juta sebagai jaminan tanda setuju.

“Tapi pada kenyataannya janji itu tidak bisa dipenuhi pelaku karena merasa tertipu korban akhirnya pada 8 Oktober 2019 melapor ke polisi lantaran merasa ditipu,” terangnya kepada Tribunjateng.com, di Mapolresta Salatiga Jumat (18/10/2019)

Dikatakan AKBP Gatot kasus tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHPidana ini, terjadi pada 20 Juni 2019 sekira pukul 18.17 WIB di Cafe Ole Jalan Tentara Pelajar Kota Salatiga.

Soal Kekerasan ABK Perikanan, Fendiawan Sebut Sudah Ada Peraturan Terkait HAM Pekerja Kapal

Upah Tak Layak hingga Ancaman Dibunuh, Inilah Kisah Perbudakan Awak Kapal Perikanan dari Jateng

Bupati yang Viral karena Unggah Slip dan Sebut Gaji Tak Cukup Rupanya Mantan Bandar Narkoba

Bupati Kendal Keluarkan Surat Edaran ASN Tidak Jadi Pengurus Ormas

Terkait kasus tersebut petugas menyita satu bendel dokumen harga perkiraan sendiri (HPS) dengan kop surat Pemkot Salatiga Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tanda dilengkapi tanda tangan pejabat pembuat komitmen.

Kemudian selembar bukti transfer uang tertanggal sama ketika pertemuan dan satu bendel rekening Koran tahapan BCA atas nama pelapor.

Tersangka Agus Suseno (47) mengaku pada kasus ini menjadi korban oleh beberapa oknum yang menjanjikan dirinya bakal memenangkan proyek pembangunan Taman Sidomukti dengan nilai total anggaran sebesar Rp 6,8 miliar.

“Saya itu sebelumnya ditawari mengerjakan proyek oleh seorang bernama Hesty, Bowo, Anis, dan Eko mereka mengaku bagian dari tim program kerja pembangunan.

Jadi saya diminta ikut proses lelang atau mencari rekanan lain, kemudian bertemulah dengan saudara Harry Raspati (51) lalu agar melancarkan prosesnya kata Mbak Hesty harus menyediakan uang sebesar Rp 7,5 untuk operasional.

Karena mereka bertiga yakin dapat memenangkan lelang saya jalan terus tetapi akhirnya malah kalah,” katanya

Atas kasus penipuan itu Wakil Ketua Komisi C Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat DPRD Kota Salatiga Listiyanto mendorong Polres Salatiga mengusut tuntas dalang dibalik dugaan jual beli proyek pembangunan Taman Sidomukti terutama bocornya dokumen HPS.

“Pada intinya saya mendukung kepolisian memproses tuntas pihak-pihak yang terkait adanya dugaan penipuan kasus tersebut.

Kami mendukung penuh polisi mencari kebenaraan dan polisi harus berani,” ujarnya (ris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved