Breaking News:

Upah Minimum Provinsi 2020 Naik 8,51 Persen, Apindo Jateng Sebut Rasional dan Tak Beratkan Pengusaha

Kementerian Ketenagakerjaan telah mengeluarkan surat edaran besaran kenakian Upah Minimum Provinsi (UMP) 2020 sebesar 8,51 persen.

Penulis: rival al manaf | Editor: muh radlis
Tribun Jateng/M Zaenal Arifin
Ketua Apindo Jawa Tengah, Frans Kongi 

Saya rasa disesuaikan dengan surat edaran tidak akan ada masalah bagi para pengusaha," tambahnya.

Meski demikian, ia mengakui kenaikan UMP ini menjadi pukulan telak setelah menurunnya kinerja pasar dunia.

Di satu sisi pasar sedang lesu di sisi lain ongkos produksi harus naik seiring dengan penetapan UMP baru.

Frans mengusulkan harus ada kebijakan yang bisa menjadi penawar.

Salah satunya adalah keringanan pajak untuk pengusaha.

"Jadi pengusaha ini masih bisa bernafas lah kalau ada keringanan pajak sedikit bernafas," tambahnya.

Tidak Kurangi Daya Tarik Jateng.

Jika seluruh provinsi menetapkan presentase kenaikan yang sama, UMP Jateng masih yang terendah ke dua setelah DIY.

Sebelumnya, upah yang bersaing di Jateng itu disebut menjadi salah satu daya tarik pengusaha untuk membangun pabriknya di Jateng.

Frans Kongi menyebut kenaikan UMP pasti ada pengaruhnya terhadap daya tarik Jateng di bidang investasi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved