Warga Kajen Pekalongan Doakan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Berjalan Aman

Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menggelar doa bersama di Masjid Jami

Warga Kajen Pekalongan Doakan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Berjalan Aman
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat memberikan sambutan di Masjid Jami Al-Muhtaram seusai menunaikan shalat Jumat, (18/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menggelar doa bersama di Masjid Jami Al-Muhtaram seusai menunaikan shalat Jumat, (18/10/2019).

Doa tersebut dimaksudkan agar pelantikan Presiden terpilih yakni Joko Widodo dan Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2019 nanti dapat berjalan aman dan lancar.

"Doa bersama ini tidak hanya dilangsungkan di Masjid Al Muhtaram saja, akan tetapi di masjid-masjid lain di Kabupaten Pekalongan juga menyelenggarakan hal serupa, karena ini himbauan dari MUI," kata Bupati Pekalongan Asip Kholbihi kepada Tribunjateng.com.

Selain itu, kata Bupati Asip pihaknya mendoakan agar presiden dan wakil presiden diberikan kekuatan lahir dan batin serta kesehatan untuk melaksanakan amanat lima tahun kedepan dengan baik.

Tekan Peredaran Narkoba, Pemkot Pekalongan Bentuk Tim Respon Cepat Anti Napza

Sebelum Bertanding di SEA Games, Atlet Sepak Takraw Indonesia akan Uji Coba di Jepara

Pengalaman Pertama Pelajar Naik Kapal Perang, Diaz : Awalnya Saya Pikir Seram, Ternyata Tidak

Laporan Kinerja Keuangan Bank Jateng Per 30 September 2019 Sehat dan Berkembang

"Semoga segera dapat mendesain kebijakan yang sesuai dengan keinginan masyarakat banyak yakni murah sandang, pangan, papan, berdaulat di negeri sendiri dan masyarakat dalam kondisi aman."

"Karena keamanan adalah syarat utama berlangsungnya keimanan seseorang, sehingga dapat menjalankan syariat dan prinsip-prinsip keagamaan, serta bagi pemeluk agama lain dapat menjalankan ibadahnya karena situasinya aman," ungkapnya.

Asip menambahkan di Kabupaten Pekalongan situasinya sangat kondusif dan masyarakatnya dalam kondisi adem, ayem dan trentem.

"Ini berkat doa warga dan para tokoh agama yang ada serta dukungan dari semua pihak," tambahnya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved