Ini Pesan Wali Kota Hendi di Muscab Asosiasi Advokat Indonesia Semarang

Berbagai cara yang dilakukan DPC Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) cabang Semarang agar anggotanya mampu bersaing di jaman digitalisasi.

Ini Pesan Wali Kota Hendi di Muscab Asosiasi Advokat Indonesia Semarang
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Ketua Umum AAI,Muhammad Ismak, Ketua DPC AAI Kota Semarang Khairul anwar, Wali Kota Hendrar Prihadi, Kepala Kejari Semarang Dwi Samudji, dan Ketua DPRD Kota Semarang Kadarlusman buka Musyawarah Cabang di Hotel Patra Jasa. Pembukaan Muscab diawali dengan pemukulan gong. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berbagai cara yang dilakukan DPC Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) cabang Semarang agar anggotanya mampu bersaing di jaman digitalisasi.

Satu diantaranya dengan berikan pelatihan terhadap anggotanya yang tidak bisa mengoperasikan perangkat teknologi informasi (TI) .

Hal ini diutarakan ketua Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) terpilih 2019-2024, Khairul Anwar disela-sela musyarawah cabang (Muscab) Kota Semarang yang diikuti 200 peserta di hotel Patra Jasa, Jumat (18/10).

Khairul mengakui banyak advokat yabg tidak menguasai TI terlebih dalam penggunaan aplikasi E Court atau pendaftaran perkara melalui online di setiap Pengadilan.

Hal ini diakui tidak hanya anggota AAI saja, melainkan masih banyak anggota advokat yang tidak bisa mengoperasikan TI.

"Di AAI ini akan mengawali untuk mengadakan pelatihan terhadap anggota yang belum bisa menguasai.

Kami sudah siapkan IT, dan pengajarnya di kantor, " tutur dia.

Titus Sebut BPJS Kesehatan Selalu Menjawab Surat Penagihan dari RSUD Ungaran

Doa Bersama Forkompimda Kabupaten Semarang, Mundjirin : Jangan Ada Permusuhan

PGSI Desak DPRD Demak Sahkan Raperda Insentif Pendidikan Sebelum Pilkada 2020

Murni Senang Bisa Bayar Pajak Kendaraan di Pasar Baledono Purworejo

Selain itu, kata dia, untuk mencetak advokat-advokat, AAI juga bekerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi untuk mengadakan pelatihan profesi advokat (PPA).

Dirinya memastikan program tersebut harus berjalan setelah Muscab.

" Jadi siapa pun ketuanya yang terpilih wajib hukumnya untuk melaksanakan, " jelasnya.

Halaman
12
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved