Kabupaten Pekalongan Ajukan Perubahan RTRW, Ini Pertimbangan Bupati Asip Kholbihi

Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) penting dalam proses pembangunan yang dilakukan daerah.

Kabupaten Pekalongan Ajukan Perubahan RTRW, Ini Pertimbangan Bupati Asip Kholbihi
IST
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi memberi paparan pada rapat koordinasi lintas sektoral di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Kamis (17/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) penting dalam proses pembangunan yang dilakukan daerah.

RTRW ini merupakan salah satu dasar dan pertimbangan perencanaan pembangunan.

Perubahan-perubahan yang terjadi seperti adanya akses jalan tol, adanya jalur SUTET, berubahnya fungsi lahan karenarob dan berubahnya arah orientasi pembangunan karena arus investasi berakibat tidak relevannya RTRW yang sudah ada.

Pertimbangan-pertimbangan tersebut yang melatarbelakangi Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengajukan Perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah tahun 2011-2031 kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.

Sebagai tindak lanjut dari pengajuan tersebut, Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, mengundang Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Purbalingga, dan Kota Cilegon dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Kamis (17/10/2019).

Dalam paparannya, Bupati Asip Kholbihi menekankan pentingnya perubahan RTRW terkait dengan percepatan pembangunan di Kabupaten Pekalongan.

Tak hanya itu, pemberian kepastian pemanfaatan dan pengembangan lahan bagi berbagai pemangku kepentingan.

Pada rencana perubahan RTRW ini, Pemerintah Kabupaten Pekalongan telah mempertimbangkan secara detail berbagai aspek yang menyangkut keseimbangan dan keberlanjutan program.

"Prinsip keseimbangan sangat penting untuk diperhatikan dalam rencana perubahan RTRW ini dan harapannya Kabupaten Pekalongan bisa menarik investasi di sektor industri.

Di sisi lain harus tetap eksis di bidang produksi pertanian. Inilah contoh konkret aspek keseimbangan dan keberlanjutan yang benar-benar diperhitungkan dalam rencana perubahan RTRW," ujarnya.

Di akhir paparannya Bupati Asip berharap besar akan disetujuinya rancangan perubahan rencana tata ruang wilayah Kabupaten Pekalongan tahun 2011-2031.

"Kami sangat berharap, rancangan perubahan RTRW yang kami ajukan ini akan mendapatkan persetujuan dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia," tambahnya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved