BNI Butuh Recovery, Berharap Polisi Segera Ungkap Kasus Penggelapan Dana Nasabah Ambon

PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk bakal serius menelusuri uang bank yang diduga telah digelapkan oknum pegawainya.

BNI Butuh Recovery, Berharap Polisi Segera Ungkap Kasus Penggelapan Dana Nasabah Ambon
KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY
Kantor BNI Cabang Ambon Jalan Said Perintah, Kecamatan Sirimau, Ambon. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk bakal serius menelusuri uang bank yang diduga telah digelapkan oknum pegawainya.

Sesuai informasi melalui Direktur Bisnis BNI, Putrama Wahju Setyawan, total uang yang digelapkan itu sebesar Rp 58,9 miliar.

Menurutnya, penelusuran tersebut sangat penting dilakukan guna pemulihan atau recovery dana yang digelapkan oknum pegawai BNI Cabang Ambon yang bernama FY.

"Untuk recovery tentu kami sangat berharap dari hasil pelacakan aset yang dilakukan aparat penegak hukum," kata Putrama ditemui di Plaza Indonesia, Jakarta, Senin (21/10/2019).

Putrama menuturkan, recovery dana bank yang digelapkan bisa dilakukan melalui proses pelacakan.

Sehingga dana senilai Rp 58,9 miliar yang digelapkan FY yang terlibat dalam sindikat investasi, bisa terungkap.

Proses ini sepenuhnya diserahkan kepada Polda Maluku dan PPATK untuk mengungkap serta menuntaskan kasus itu.

"Akan ditelusuri dan diupayakan aset yang di-recovery itu bisa (mengembalikan modal yang hilang)," terang dia.

Dia menyampaikan, nasabah BNI, khususnya di Cabang Ambon tidak perlu khawatir.

"Dalam situasi ini tidak ada dana nasabah BNI yang dirugikan. Pengertian dana nasabah yang tercatat dalam sistem," bebernya.

Halaman
12
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved