Hari Santri Nasional, Ini Harapan GP Ansor Sragen

Mengubah paradigma masyarakat secara umum mengenai anak santri yang juga dapat bersaing dengan sekolah umum menjadi harapan Ketua GP Ansor Sragen.

Hari Santri Nasional, Ini Harapan GP Ansor Sragen
ISTIMEWA
Salah satu gambaran kegiatan peringatan Hari Santri Nasional di Kecamatan Karangmalang Kabupaten Sragen belum lama ini. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Puncak Hari Santri Nasional pada Selasa (22/10/2019).

Hari tersebut setidaknya membuka harapan baru bagi para santri di Indonesia.

Begitu juga yang diharapkan Gp Ansor Sragen.

Mengubah paradigma masyarakat secara umum mengenai anak santri yang juga dapat bersaing dengan sekolah umum menjadi harapan Ketua GP Ansor Kabupaten Sragen Endro Supriyadi.

Endro mengatakan, sejauh ini pemerintah telah melakukan banyak hal yang dapat mengubah pandangan masyarakat mengenai hal tersebut.

"Jadi kalau selama ini masih ada anggapan stereotip bahwa santri itu tidak bisa bersaing dengan anak-anak dari sekolah umum, perlahan anggapan itu mulai berubah," kata dia, Senin (21/10/2019).

Menurutnya, masyarakat sudah mulai percaya diri bahwa anak-anak yang disekolahkan di pondok pesantren (ponpes) juga memiliki kemampuan.

Kemampuan dan keunggulan-keunggulan yang tidak kalah dengan sekolah umum.

Menurutnya hal ini secara moral dapat membangkitkan semangat anak-anak santri untuk terus belajar dan meraih cita-cita.

"Contoh besar bahwa di Indonesia ini ada santri yang sukses adalah KH Abdurrahman Wahid."

Halaman
123
Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved