Ini Cara Dinkes Batang Minimalkan Bayi Lahir Stunting

Pemerintah Kabupaten Batang terus berupaya menekan angka stunting yang terhitung masih tinggi yakni 25 persen.

Ini Cara Dinkes Batang Minimalkan Bayi Lahir Stunting
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Kepala Dinkes Batang dr Hidayah Basbeth usai pertemuan advokasi dengan Bupati dan Kades mengenai jamban sehat di Aula Kantor Bupati, Senin (21/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang terus berupaya menekan angka stunting yang terhitung masih tinggi yakni 25 persen.

Melalui Dinas Kesehatan, Pemkab bekerjasama dengan Kemenag Batang untuk melakukan pencegahan agar bayi lahir stunting tidak bertambah yakni dengan memberikan penyuluhan kepada pengantin baru.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, dr Hidyah Basbeth mengatakan Kemenag dan Dinkes terus intens melakukan sosialisasi atau penyuluhan di 15 kecamatan mengenai hal yang harus dilakukan agar bayi lahir tidak stunting.

Peternak Babi di Salatiga Diimbau Rajin Bersihkan Kandang Antisipasi Penyebaran Virus ASF

Ini Analisa BMKG Soal Angin Kencang di Dataran Tinggi Dieng

Pemeran Yu Es Teh di Vlog Pak Bhabin AKP Nyi Ayu Fitria Dimutasi, Ini Penggantinya

Setelah Ditegur Wali Kota Hendi Soal Asap Hitam Knalpot, Ade Remajakan Belasan Armada Trans Semarang

"Kita sudah bekerjasama dengan Kementerian agama untuk memberikan penyuluhan kepada pengantin baru agar begitu hamil harus periksa ke bidan," ujar Kepala Dinkes Batang dr Hidayah Basbeth usai pertemuan advokasi dengan Bupati dan Kades mengenai jamban sehat di Aula Kantor Bupati, Senin (21/10/2019).

Dia menyampaikan bahwa pencegahan harus dilakukan sedini mungkin di antaranya dengan sosialisasi agar pengantin baru yang nantinya memiliki anak bisa mengantisipasi stunting.

"Sehingga kalau kandungan istri ada indikasi stunting maka suami harus mengantar dan mendampingi jika harus ada tindakan oleh dokter, tentu sebelum terjadinya itu harus melakukan pola hidup sehat, lingkungan bersih, dan asupan gizi yang cukup agar bumil dan bayi sehat," pungkasnya. (din)

Penulis: dina indriani
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved