Breaking News:

Pelantikan presiden 2019: Yang Tak Serius Pasti Saya Copot

Pelantikan presiden 2019 ditandai dengan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengucapkan sumpah jabatan dalam Sidang Paripurna

KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Capres petahanan Joko Widodo saat mendatangi kediaman cawapresnya Kiai Haji Maruf Amin di Jl. Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/6/2019) malam. Pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin akan menyampaikan pidato terkait hasil sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) di Bandara Halim Perdanakusuma. 

Acara pelantikan berlangsung lancar dan khidmat dihadiri oleh sejumlah kepala negara, kepala pemerintahan dan banyak utusan khusus dari negara-negara sahabat. Hadir di acara ini antara lain

Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah, Wapres RRC Wang Qishan, PM Malaysia Mahathir Mohamad, PM Singapura Lee Hsien Loong, PM Australia Scott Morrison, Raja Eswantini, Raja Mswati III, Wapres Myanmar Henry Van Thio, Wapres Vietnam Dang Thi Ngoc Thinh.

Serta sejumlah deputi dan utusan dari Thailand, AS, UEA, Jepang, Korea, Laos, Suriname, Serbia dan lain-lain. Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno juga hadir dalam acara pelantikan Presiden dan Wapres ini. Para presiden dan wakil presiden sebelumnya, hadir dan foto bersama.

Ketua MPR Bamsoet mengapresiasi kinerja Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla selama lima tahun terakhir. Apresiasi kinerja keduanya tersebut terlihat di bidang ekonomi dan peningkatan taraf hidup masyarakat. Hal itu diungkapkan Bambang pada sidang paripurna pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Menurut Bambang, sejumlah kemajuan tersebut adalah berkat kerja keras dan ikhtiar para pemimpin dan seluruh komponen bangsa indonesia. "Di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wapres JK, pembangunan ekonomi telah banyak mencapai kemajuan dan telah berhasil meningkatkan taraf hidup serta harkat dan martabat rakyat indonesia," ujar dia.

MPR mencatat, di saat negara-negara lain ekonominya melambat, pertumbuhan ekonomi Indonesia selama lima tahun terakhir terus mengalami peningkatan. "Angkatan pengangguran terus menurun, penduduk miskin juga terus mengalami penurunan, bahkan mencapai angka terendah dalam sejarah NKRI, yakni mencapai 9,41 persen, 11,22 persen pada tahun 2015," kata Bambang.

Kehadiran Prabowo dan Sandiaga Uno tak luput dari perhatian wartawan. Calon presiden dan wakil presiden pada pilpres 2019, Prabowo-Sandiaga kompak memberikan salam hormat kepada Presiden Joko Widodo. Jokowi menyapa Prabowo dan Sandiaga di sela pidato pertamanya. Presiden Jokowi mengucapkan terima kasih atas kehadiran presiden dan wakil presiden sebelumnya.

Presiden menyapa Prabowo serta Sandiaga yang juga hadir. Bahkan ia menyebut kedua rival politiknya pada Pilpres 2019 sebagai sahabat. "Dan tentu saja sahabat baik saya, Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Sandiaga Uno," ujar Presiden Jokowi. Sontak, sapaan Jokowi disambut tepuk tangan oleh seluruh anggota MPR dan tamu undangan yang hadir dalam acara pelantikan tersebut. Lantas, Prabowo serta Sandiaga yang duduk bersebelahan serempak berdiri dan memberikan hormat kepada Presiden Jokowi. Aksi keduanya tersebut juga tidak lepas dari sambutan meriah dari peserta acara.

Setelah pelantikan, Presiden Jokowi menyampaikan pidato pertamanya yang berisikan garis besar sejumlah rencana kerjanya selama lima tahun mendatang.

Selain memfokuskan pada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan infrastruktur, pidato Jokowi juga menitik beratkan pada penyederhanaan birokrasi hingga transformasi ekonomi.

Halaman
1234
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved