Kecamatan Mranggen Demak Targetkan Bebas Stunting dan BAB Sembarangan di Tahun 2020

Seluruh kepala desa se-Kecamatan Mranggen siap menuntaskan stunting dan Open Defecation Free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan di wilayahnya

Kecamatan Mranggen Demak Targetkan Bebas Stunting dan BAB Sembarangan di Tahun 2020
ISTIMEWA
Refreshing kader posyandu peduli stunting di Aula Kecamatan Mranggen, Senin (21/10/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Seluruh kepala desa se-Kecamatan Mranggen siap menuntaskan stunting dan Open Defecation Free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan di wilayahnya masing-masing.

Hal itu terungkap saat kegiatan refreshing kader posyandu peduli stunting di Aula Kecamatan Mranggen, Senin (21/10/2019).

Bupati Demak, M Natsir mengungkapkan, penuntasan stunting dimulai dari perbaikan gizi.

“Manakala ada perbaikan gizi, pasti tidak ada stunting. Manakala anak-anak perkembangannya sehat, bugar, ceria, berarti ibu-ibu sudah melaksanakan tugas dan perannya dengan baik,” terangnya.

Ia menjelaskan, di Kabupaten Demak terdapat 1.500 lebih posyandu yang aktif melakukan berbagai kegiatan untuk pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan.

"Saya harap para kader posyandu dapat memahami peran dan fungsinya sebagai ujung tombak pembangunan kesehatan masyarakat," ungkap Natsir.

Camat Mranggen, Wiwin Edi Widodo, mengatakan, terkait masalah stunting di semua desa di Kecamatan Mranggen telah memberikan makanan tambahan sebesar Rp 8.000 kepada setiap bayi.

Tak lupa Ia selalu berpesan kepada kepala desa agar selalu memperhatikan ibu-ibu yang hamil, supaya anak yang dilahirkan nantinya sehat dan bebas stunting.

"Diharapkan masyarakat Mranggen semakin sehat dan sejahtera," kata Wiwin. (Tribunjateng/Moch Saifudin)

Penulis: Moch Saifudin
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved